Advertorial

Pertamina Patra Niaga Operasikan STS Kolonodale, Perkuat Jalur Distribusi B50 hingga Malut

×

Pertamina Patra Niaga Operasikan STS Kolonodale, Perkuat Jalur Distribusi B50 hingga Malut

Share this article
Pertamina Patra Niaga Operasikan STS Kolonodale, Perkuat Jalur Distribusi B50 hingga Malut
Pengoperasian STS Kolonodale sebagai bagian dari penguatan infrastruktur logistik energi di kawasan timur Indonesia.

Hargo.co.id, SULSELPT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi resmi mengoperasikan fasilitas Ship to Ship (STS) Kolonodale sebagai bagian dari penguatan infrastruktur logistik energi di kawasan timur Indonesia.

Berita Terkait:  LPS Tetap Pertahankan Bunga Penjaminan, Fokus Jaga Stabilitas Perbankan Nasional

Kehadiran fasilitas ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi distribusi Biosolar B50 sekaligus memperkuat ketahanan pasokan energi bagi wilayah Sulawesi dan sekitarnya.

Pengoperasian STS Kolonodale ditandai dengan sandarnya kapal induk MT Marlin 88 berkapasitas 35.000 DWT yang berfungsi sebagai titik pasok utama produk BBM.

Berita Terkait:  Kabar Baik! Harga BBM Tak Berubah Per 1 April, Pertamina Jaga Stok dan Distribusi Nasional

Sebelumnya, Pertamina telah melaksanakan suplai perdana pada 18 Juli 2026 menggunakan MT Overseas Petromar yang mengangkut masing-masing 15.000 kiloliter Biosolar dan 15.000 kiloliter Solar.

Distribusi kemudian berlanjut melalui MT Jasmin XXXVII yang melakukan penyaluran perdana pada 22 Juli 2026.

Berita Terkait:  Pertamina Patra Niaga Gelar Pasar Murah di Kendari, Salurkan 1.000 Paket Sembako

Pada tahap awal operasional, sebanyak 3.100 kiloliter Biosolar B50 disalurkan

untuk memenuhi kebutuhan Fuel Terminal Kolonodale, Fuel Terminal Moutong, dan Fuel Terminal Poso.

Berita Terkait:  Universitas Terbuka, Kampus Pelopor Sistem Pendidikan Jarak Jauh Rayakan Dies Natalies ke-39

Volume tersebut menjadi langkah awal dari sistem distribusi yang lebih terintegrasi melalui STS Kolonodale.

Ke depan, fasilitas ini akan berperan sebagai salah satu hub logistik energi penting
Berita Terkait:  Punya Gagasan Hebat, Sawaludin Didoakan Terpilih Sebagai Anggota DPR RI
yang melayani berbagai terminal di kawasan timur Indonesia, mulai dari FT Poso,

FT Moutong, IT Gorontalo, FT Kolonodale, IT Kendari, FT Luwuk, FT Banggai, FT Sanana, FT Labuha, hingga FT Ternate.

Berita Terkait:  Aston Gorontalo Rayakan HUT ke-5, Regional GM Archipelago: Jaga Kerja Sama yang Solid

Total volume distribusi yang dilayani diperkirakan mencapai 79.978 kiloliter per bulan.

Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan bahwa pengoperasian STS Kolonodale merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat sistem logistik energi nasional, khususnya di wilayah Sulawesi dan kawasan timur Indonesia.

Berita Terkait:  Miliki Rujukan Hukum, Persoalan Anggaran RSUD ZUS Aman

“STS Kolonodale menjadi salah satu infrastruktur strategis yang memperkuat jaringan distribusi energi Pertamina.

Melalui fasilitas ini, proses penyaluran Biosolar B50 dapat dilakukan dengan lebih fleksibel dan efisien

Berita Terkait:  Pertamina Patra Niaga Pastikan Stok BBM Sulawesi Aman, Distribusi Diperkuat Jelang Arus Balik

sehingga kebutuhan energi masyarakat maupun sektor industri di wilayah layanan dapat terpenuhi secara optimal,” ujar Lilik.

Menurutnya, mekanisme alih muat dari kapal induk ke kapal pengangkut memungkinkan distribusi produk dilakukan lebih efektif menuju berbagai terminal tujuan.

Berita Terkait:  Pertamina Patra Niaga Tebar Kepedulian di Poso, Santuni Anak Yatim dan Disabilitas Rp10 Juta

Sistem tersebut tidak hanya meningkatkan keandalan pasokan, tetapi juga memperluas fleksibilitas operasional dalam menghadapi dinamika kebutuhan energi di lapangan.

Dalam pelaksanaannya, seluruh aktivitas STS dijalankan dengan mengedepankan standar Health, Safety, Security & Environment (HSSE)

Berita Terkait:  UMKM Silahkan Jualan di Pinggiran Eks Jalan Andalas dan Cokroaminoto, Adhan: Saya Pasang Badan

untuk memastikan aspek keselamatan, keamanan, dan perlindungan lingkungan tetap terjaga pada setiap tahapan operasi.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi akan terus melakukan evaluasi dan pengembangan operasional guna memastikan fasilitas STS Kolonodale mampu memberikan kontribusi maksimal terhadap kelancaran distribusi energi.

Berita Terkait:  Pertamina Patra Niaga Pastikan Stok BBM Sulawesi Aman, Distribusi Diperkuat Jelang Arus Balik

Dengan dukungan infrastruktur ini, perusahaan optimistis keandalan pasokan BBM di wilayah Sulawesi hingga Maluku Utara

akan semakin kuat dan mampu mendukung aktivitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.(Rls) 

Berita Terkait:  Universitas Terbuka, Kampus Pelopor Sistem Pendidikan Jarak Jauh Rayakan Dies Natalies ke-39