Hargo.co.id, GORONTALO – Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, mengajak Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Gorontalo memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah guna mendorong pembangunan ekonomi yang lebih berkualitas dan berkelanjutan.
Ajakan tersebut disampaikan Idah saat menghadiri pelantikan Pengurus ISEI Cabang Gorontalo periode 2026–2029 yang dirangkaikan dengan Seminar Ekonomi Daerah di Lantai 4 Kantor Bank Indonesia Perwakilan Gorontalo, Rabu (5/8/2026).
Dalam sambutannya, Wagub Idah Syahidah menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus yang baru dilantik.
Ia berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh integritas, profesionalisme, serta semangat pengabdian demi kemajuan Provinsi Gorontalo.
Menurutnya, tantangan pembangunan saat ini semakin kompleks, mulai dari perubahan iklim, ketidakpastian geopolitik, hingga pesatnya perkembangan teknologi digital.
Untuk itu, lanjut Wagub Idah, pemerintah membutuhkan dukungan pemikiran akademis dan kebijakan berbasis riset agar mampu merespons dinamika global sekaligus menjawab kebutuhan pembangunan daerah.
“Dunia saat ini menghadapi berbagai tantangan. Di tengah kondisi tersebut, Gorontalo harus mampu tumbuh lebih cepat, lebih tangguh, dan lebih berkualitas,” ujar Wagub Idah Syahidah.
Ia menjelaskan, Gorontalo memiliki potensi besar yang dapat menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi, mulai dari sektor pertanian, kelautan dan perikanan, pertambangan, pariwisata, hingga ekonomi kreatif.
Masuknya investasi di sektor pertambangan, kata dia, harus tetap berjalan seiring dengan penguatan sektor agromaritim sebagai fondasi utama perekonomian daerah.
Pemerintah Provinsi Gorontalo, lanjut Idah, berkomitmen membangun ekonomi yang tidak hanya mengejar pertumbuhan, tetapi juga mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menekan angka kemiskinan, memperkuat daya saing, serta menjaga kelestarian lingkungan.
Untuk mencapai target tersebut, pemerintah memfokuskan pembangunan pada tiga pilar utama, yakni peningkatan produktivitas sektor agromaritim, mendorong investasi yang berkualitas, serta memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
“Jika tiga fondasi ini berjalan beriringan, saya yakin struktur ekonomi Gorontalo akan semakin kuat dibandingkan saat ini,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Wagub Idah juga menyoroti pentingnya pelestarian Karawo sebagai identitas budaya sekaligus aset ekonomi kreatif Gorontalo.
Menurutnya, penggunaan busana Karawo dalam berbagai kegiatan pemerintahan merupakan bentuk dukungan nyata
kepada para perajin lokal sekaligus media promosi produk unggulan daerah.
Ia pun mengajak generasi muda, khususnya mahasiswa, untuk bangga mengenakan dan mempromosikan Karawo agar semakin dikenal luas.
Di akhir sambutannya, Wagub Idah berharap ISEI Cabang Gorontalo tidak hanya menjadi wadah para ekonom,
tetapi juga berfungsi sebagai ruang lahirnya gagasan, laboratorium kebijakan publik,
serta mitra strategis pemerintah dalam merumuskan rekomendasi pembangunan yang inovatif dan aplikatif.
“Kami berharap ISEI terus memperkuat tradisi diskusi ilmiah, menghasilkan kajian yang berkualitas,
serta memberikan rekomendasi kebijakan yang dapat diterapkan untuk kemajuan Gorontalo.
Pemerintah Provinsi Gorontalo sangat terbuka terhadap berbagai gagasan, kritik yang membangun,
maupun hasil penelitian demi meningkatkan kualitas kebijakan publik,” pungkasnya. (Diyanti)












