Advertorial

Ekonomi Provinsi Gorontalo Tumbuh 6,20 Persen, Tertinggi di Pulau Sulawesi

×

Ekonomi Provinsi Gorontalo Tumbuh 6,20 Persen, Tertinggi di Pulau Sulawesi

Share this article
Ekonomi Provinsi Gorontalo Tumbuh 6,20 Persen, Tertinggi di Pulau Sulawesi
Kepala BPS Provinsi Gorontalo, Agus Sudibyo.

Hargo.co.id, GORONTALO – Perekonomian Provinsi Gorontalo menunjukkan kinerja yang menggembirakan pada Triwulan II 2026. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo, ekonomi daerah ini tumbuh 6,20 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/yoy), sekaligus menjadi yang tertinggi di Pulau Sulawesi.

Berita Terkait:  Disokong Indosat, Pengemudi Becak dan Perahu Wisata di Gorontalo Kini Go Digital

Kepala BPS Provinsi Gorontalo, Agus Sudibyo, mengungkapkan nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Atas Dasar Harga Konstan (ADHK) meningkat dari Rp8,602 triliun pada Triwulan II 2025 menjadi Rp9,136 triliun pada Triwulan II 2026.

“Secara tahunan, perekonomian Gorontalo tumbuh sebesar 6,20 persen,” ujar Agus saat menyampaikan Berita Resmi Statistik BPS Provinsi Gorontalo, Rabu (5/8/2026).

Berita Terkait:  Soal SDM Gorontalo, PGP Komitmen Berikan Kontribusi Positif Berkelanjutan

Dari sisi lapangan usaha, pertumbuhan tertinggi dicatat sektor pertambangan dan penggalian yang melonjak hingga 59,96 persen.

Kenaikan signifikan juga terjadi pada sektor industri pengolahan yang tumbuh 33,34 persen,

Berita Terkait:  Pertamina Patra Niaga Sulawesi Perketat Pengawasan BBM Subsidi, Operator SPBU Jadi Garda Terdepan

disusul sektor perdagangan sebesar 10,81 persen serta penyediaan akomodasi dan makan minum yang ikut mencatatkan pertumbuhan positif.

Meski sektor pertambangan menjadi yang paling pesat pertumbuhannya, struktur ekonomi Gorontalo masih didominasi sektor pertanian.

Berita Terkait:  Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Berbagi Baju Lebaran dengan Yatim Piatu dan Dhuafa

Lapangan usaha ini menyumbang 34,74 persen terhadap total PDRB, diikuti sektor perdagangan sebesar 15,12 persen dan konstruksi 10,83 persen.

“Lebih dari 30 persen perekonomian Gorontalo masih ditopang oleh sektor pertanian,” jelas Agus.

Berita Terkait:  Insiden Adu Mulut antara Karyawan PGP dengan Penjaga Apotek Berakhir Damai

Sementara itu, dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga tetap menjadi motor utama penggerak ekonomi daerah dengan kontribusi mencapai 61,18 persen terhadap struktur PDRB.

Selain itu, ekspor memberikan kontribusi sebesar 36,03 persen dan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 26,91 persen. Ketiga komponen tersebut sama-sama mencatat pertumbuhan positif pada Triwulan II 2026.

Berita Terkait:  Rayakan Momen Istimewa Lebih Berkesan, Aston Gorontalo Hadirkan Akad Nikah Package

Menurut Agus, tingginya kontribusi konsumsi rumah tangga menunjukkan bahwa aktivitas belanja masyarakat masih menjadi fondasi utama pertumbuhan ekonomi Gorontalo.

“Pengeluaran rumah tangga masih menjadi kontributor terbesar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi karena porsinya mencapai lebih dari separuh struktur PDRB,” pungkasnya.(Rls) 

Berita Terkait:  LPS Tetap Pertahankan Bunga Penjaminan, Fokus Jaga Stabilitas Perbankan Nasional