Gorontalo

Pusling Dinas Arpus Sambangi Lapas Perempuan, Literasi Jadi Bekal Warga Binaan

×

Pusling Dinas Arpus Sambangi Lapas Perempuan, Literasi Jadi Bekal Warga Binaan

Share this article
Pusling Dinas Arpus Sambangi Lapas Perempuan, Literasi Jadi Bekal Warga Binaan
Warga binaan Lapas Perempuan Kelas III Gorontalo saat mengikuti layanan Perpustakaan Keliling oleh Dinas Arpus Provinsi Gorontalo, Jumat (7/8/2026). (F. Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Membaca bukan sekadar mengisi waktu luang. Bagi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Gorontalo, buku menjadi salah satu jendela untuk memperluas wawasan sekaligus menyiapkan diri menghadapi kehidupan setelah kembali ke masyarakat.

Berita Terkait:  Kelahiran Tak Direncanakan Berpotensi Stunting

Semangat itu terlihat saat layanan Perpustakaan Keliling (Pusling) Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpus) Provinsi Gorontalo menyambangi Lapas Perempuan Kelas III Gorontalo, Jumat (7/8/2026).

Sejumlah koleksi buku dibawa langsung oleh para pustakawan untuk dibaca warga binaan. Mereka diberi kebebasan memilih bacaan sesuai minat, mulai dari buku pengetahuan hingga bacaan ringan.

Berita Terkait:  Perekaman KTP El di Provinsi Gorontalo Sentuh Target Nasional

Kegiatan pun dikemas lebih interaktif. Warga binaan yang mampu menceritakan kembali isi buku yang dibacanya mendapat doorprize dari pustakawan.

Suasana kegiatan semakin akrab ketika warga binaan turut menunjukkan keterampilan mereka dengan menyuguhkan gorengan hasil olahan sendiri kepada para pustakawan.

Berita Terkait:  Gubernur Gusnar dan RG Sepakat Perkuat Kolaborasi Dorong Kemajuan Ekonomi

Interaksi tersebut memperlihatkan bahwa pembinaan di dalam Lapas tidak hanya berlangsung melalui kegiatan formal.

Pengembangan pengetahuan, keterampilan dan kepercayaan diri juga menjadi bagian penting dalam mempersiapkan warga binaan menjalani kehidupan setelah masa pidana berakhir.

Berita Terkait:  Sekdaprov Lepas Kontingen Pramuka Gorontalo Ikut Rainas Ke-XII

Bagi Dinas Arpus Provinsi Gorontalo, kehadiran perpustakaan di lingkungan pemasyarakatan memiliki fungsi yang lebih luas dari sekadar menyediakan bahan bacaan. Perpustakaan dapat menjadi ruang belajar, memperoleh informasi sekaligus mengembangkan potensi diri.

Melalui Pusling, akses terhadap buku dan informasi tetap diberikan kepada masyarakat yang berada di dalam Lapas. Warga binaan pun memiliki kesempatan untuk terus belajar meski sedang menjalani masa pembinaan.

Berita Terkait:  Gusnar Lantik Dua Pejabat Eselon II, Tekankan Respons Cepat Hadapi Dinamika Sosial

Bacaan yang tersedia diharapkan mampu membuka perspektif baru dan menumbuhkan motivasi warga binaan untuk memperbaiki diri.

Pengetahuan tersebut nantinya dapat menjadi salah satu modal ketika mereka kembali berkumpul bersama keluarga dan beradaptasi dengan lingkungan masyarakat.

Berita Terkait:  Pangdam XIII/Merdeka Harap Kolaborasi TNI dan Pemerintah Gorontalo Terus Berjalan Baik

Penguatan budaya literasi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Untuk itu, layanan perpustakaan terus didorong agar dapat menjangkau berbagai kelompok masyarakat, termasuk warga binaan pemasyarakatan.

Dinas Arpus berharap kunjungan Pusling ke Lapas Perempuan Kelas III Gorontalo tidak berhenti pada aktivitas membaca.
Berita Terkait:  Bulog Gorontalo Pastikan Stok Beras Aman Hingga Lebaran

Lebih jauh, kegiatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kebiasaan belajar, memperluas wawasan dan mendorong warga binaan mengembangkan kemampuan yang dimiliki.

Dengan pengetahuan dan keterampilan yang terus diasah selama masa pembinaan, warga binaan diharapkan lebih siap menata kehidupan baru, membangun kemandirian dan kembali ke masyarakat dengan semangat untuk menjalani kehidupan yang lebih produktif. (Diyanti) 

Berita Terkait:  Satpol PP Provinsi dan Kabgor Lakukan Pemantauan Lokasi Hiburan Malam di Tolangohula