Gorontalo

Pemprov Gorontalo Salurkan Bantuan Perikanan, 500 Nelayan Dapat Perlindungan BPJS

×

Pemprov Gorontalo Salurkan Bantuan Perikanan, 500 Nelayan Dapat Perlindungan BPJS

Share this article
Pemprov Gorontalo Salurkan Bantuan Perikanan, 500 Nelayan Dapat Perlindungan BPJS
Foto bersama Gubernur Gusnar Ismail dengan nelayan penerima motor coolbox di Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Inengo, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Rabu (19/8/2026).

Hargo.co.id, GORONTALOPemerintah Provinsi Gorontalo terus mendorong penguatan sektor kelautan dan perikanan sebagai bagian dari pengembangan program agromaritim.

Berita Terkait:  Hadiri Simulasi Sispamkota, Penjagub Apresiasi Kesiapan Polda Gorontalo Amankan Pemilu 2024

Langkah tersebut diwujudkan melalui penyaluran berbagai sarana pendukung usaha perikanan sekaligus perlindungan jaminan sosial bagi nelayan.

Bantuan diserahkan Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail kepada nelayan di Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Inengo, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Rabu (19/8/2026).

Berita Terkait:  Wagub Idah Bawa Pasar Murah Bersubsidi ke Biluhu, 1.000 Warga Terbantu

Dalam penyaluran tersebut, pemerintah menyerahkan empat unit kapal penangkap ikan, 51 unit mesin tempel 15 PK, 13 unit alat pemantauan kapal atau VMS, 21 unit motor coolbox, serta empat unit chest freezer.

Tak hanya sarana produksi, sebanyak 500 nelayan juga mendapat perlindungan melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
Berita Terkait:  Penanganan ODGJ Butuh Kolaborasi Lintas Sektor

Selain itu, 90 nelayan memperoleh sertifikasi kecakapan nelayan sebagai bagian dari peningkatan kapasitas dan profesionalisme dalam menjalankan aktivitas di sektor perikanan.

Gubernur Gusnar Ismail meminta seluruh bantuan yang diterima benar-benar dimanfaatkan untuk menunjang produktivitas nelayan. Ia mengingatkan agar sarana yang diberikan pemerintah dijaga dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Berita Terkait:  Penanaman Pohon Hias Warnai Pencanangan HUT ke-25 Provinsi Gorontalo

“Coolbox ini jangan cuma sampai satu-dua bulan. Saya harap jangan cuma hari ini ada box-nya, besok sudah tidak ada. Jangan dijadikan bentor motor ini. Setuju? Apa yang dibantukan oleh pemerintah, jaga baik-baik,” tegas Gubernur Gusnar Ismail.

Menurutnya, bantuan tersebut tidak sebatas menyediakan fasilitas, tetapi diharapkan mampu memperkuat seluruh rantai usaha nelayan, mulai dari proses melaut, menjaga kualitas hasil tangkapan hingga pemasaran.

Berita Terkait:  Koperasi Desa Merah Putih Desa Mopuya Mulai Beroperasi, Gusnar Ingatkan Hal Ini

Di sisi lain, perlindungan bagi nelayan juga menjadi perhatian pemerintah. Melalui BPJS Ketenagakerjaan, pemerintah menanggung premi sekitar Rp16.800 per nelayan untuk masa perlindungan selama satu tahun.

Jaminan tersebut diberikan terutama bagi nelayan yang bekerja secara mandiri, sehingga mereka memiliki perlindungan apabila mengalami kecelakaan saat menjalankan pekerjaan.

Berita Terkait:  Gubernur Gusnar Lantik Bupati dan Wabup Gorut Terpilih Periode 2025-2030

“Anggaran kita ini sedikit. Tapi kemauan dan tanggung jawab kami, bersama anggota dewan, pak bupati, aparatur keamanan, camat, dan lain-lain senantiasa tetap fokus menjaga, agar supaya bapak ibu bisa bekerja dengan tenang,” ujar Gubenur Gusnar Ismail.

Gubernur Gusnar Ismail menjelaskan, berbagai bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah

Berita Terkait:  Sofian Ibrahim Resmi Jabat Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo

menindaklanjuti aspirasi masyarakat yang dihimpun dan dibahas bersama DPRD dalam proses penyusunan anggaran daerah.

Ia memastikan kebutuhan masyarakat, termasuk nelayan, menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan program pemerintah.
Berita Terkait:  KUA-PPAS APBD 2027 Resmi Masuk Deprov Gorontalo

Dengan demikian, anggaran yang tersedia diarahkan untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan di Gorontalo.(Rls)