Hargo.co.id, GORONTALO – Bupati Gorontalo Sofyan Puhi mendorong Gerakan Pramuka menjadi wadah pembentukan karakter generasi muda yang tidak hanya aktif dalam kegiatan perkemahan, tetapi juga siap mengambil peran dalam pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.
Pesan tersebut disampaikan Sofyan saat menutup Perkemahan Hari Pramuka ke-65 tingkat Kwartir Ranting (Kwarran) Pulubala, Selasa (18/8/2026).
Menurut Sofyan, momentum 81 tahun kemerdekaan Indonesia harus menjadi pengingat bagi generasi muda untuk melanjutkan perjuangan para pendahulu melalui karya dan kontribusi nyata.
Pramuka, kata dia, memiliki posisi penting dalam menanamkan karakter tersebut sejak dini.
“Perjuangan para pahlawan tidak boleh sia-sia. Estafet pembangunan ada di tangan kalian,” ujar Sofyan Puhi.
Ia menekankan, kegiatan perkemahan dan berbagai perlombaan yang diikuti anggota Pramuka bukan sekadar ajang untuk meraih juara.
Lebih dari itu, setiap kegiatan menjadi sarana melatih kedisiplinan, membangun solidaritas, menumbuhkan jiwa patriotisme, serta membiasakan kerja sama dan gotong royong.
Nilai-nilai tersebut dinilai penting sebagai bekal generasi muda dalam menghadapi tantangan yang semakin kompleks sekaligus menyongsong Indonesia Emas 2045.
Sofyan pun mengapresiasi para peserta yang berhasil meraih prestasi dalam rangkaian perlombaan.
Ia berharap pencapaian tersebut tidak berhenti pada penghargaan atau trofi,
tetapi menjadi motivasi untuk terus belajar, berinovasi dan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Saya bangga melihat adik-adik kita yang sudah berprestasi. Nilai-nilai perjuangan yang kalian tunjukkan hari ini adalah modal utama bagi kemajuan Kabupaten Gorontalo ke depan,” katanya.
Kegiatan penutupan perkemahan tersebut dirangkaikan dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba serta bantuan sembako.(Adv)












