Hargo.co.id, GORONTALO – Turnamen Sepak Bola Bupati Cup 2026 resmi bergulir. Ajang yang mempertemukan talenta sepak bola dari berbagai wilayah tersebut dibuka Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi di Desa Paris, Kecamatan Mootilango, Selasa (11/8/2026).
Di tengah pembukaan kompetisi, Sofyan turut mengingatkan masyarakat dan seluruh pihak yang terlibat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.
Imbauan itu disampaikan menyusul kondisi kemarau yang membuat lingkungan lebih kering dan mudah terbakar.
Menurut Sofyan Puhi, aktivitas masyarakat selama turnamen harus tetap memperhatikan faktor keselamatan. Ia meminta warga tidak lengah terhadap sumber api, terlebih kegiatan pertandingan berpotensi berlangsung hingga malam hari.
Selain menjaga keamanan, Sofyan berharap Bupati Cup 2026 dapat menjadi sarana pembinaan olahraga sekaligus mempererat hubungan antarmasyarakat.
Ia menilai sepak bola memiliki basis penggemar yang besar sehingga kompetisi semacam ini perlu terus dikembangkan hingga ke tingkat desa.
“Sepak bola adalah olahraga yang sangat digandrungi masyarakat. Kegiatan seperti ini patut kita dorong agar perkembangan olahraga sepak bola bisa menjangkau seluruh kecamatan hingga desa di Kabupaten Gorontalo,” ujar Sofyan Puhi.
Ia juga berpesan kepada para pemain dan tim yang bertanding agar tidak menjadikan kemenangan sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan. Menurutnya, kompetisi harus menjadi ruang untuk menumbuhkan karakter, kedisiplinan, dan sportivitas.
“Bola kaki bukan sekadar berapa gol yang kita masukkan ke gawang lawan. Yang paling utama adalah sportivitas. Mari kita jaga kebersamaan, keakraban, dan persaudaraan ini dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.
Sofyan menambahkan, persaingan selama pertandingan merupakan hal biasa. Namun, rivalitas tersebut tidak boleh berlanjut menjadi konflik di luar lapangan.
Melalui Bupati Cup 2026, pemerintah daerah berharap muncul bibit-bibit baru yang dapat dikembangkan dalam pembinaan sepak bola Kabupaten Gorontalo.
Kompetisi ini sekaligus diharapkan memperluas ruang bagi pemain muda untuk mengasah kemampuan dan menunjukkan potensi mereka.
Sementara itu, selama turnamen berlangsung, masyarakat diminta turut menjaga keamanan lingkungan. Kewaspadaan terhadap kebakaran menjadi salah satu perhatian, sehingga seluruh rangkaian pertandingan diharapkan dapat berjalan lancar, aman, dan tertib hingga selesai. (Adv)












