Advertorial

Salahgunakan QR Code BBM Subsidi, Pertamina Patra Niaga Blokir 11.093 Nopol

×

Salahgunakan QR Code BBM Subsidi, Pertamina Patra Niaga Blokir 11.093 Nopol

Share this article
Salahgunakan QR Code BBM Subsidi, Pertamina Patra Niaga Blokir 11.093 Nopol
Petugas SPBU tengah melayani konsumen.

Hargo.co.id, SULSEL – Pengawasan penyaluran BBM subsidi di wilayah Sulawesi diperketat.

Berita Terkait:  Pertamina Patra Niaga dan Pemprov Sulsel Perkuat Pengawasan Penyaluran BBM Subsidi

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi hingga September 2026 telah memblokir 11.093 nomor polisi (nopol) kendaraan yang teridentifikasi terkait penggunaan QR Code yang tidak sesuai ketentuan.

Pemblokiran dilakukan sebagai bagian dari upaya mencegah penyalahgunaan QR Code dalam transaksi BBM subsidi. Sistem tersebut digunakan untuk memastikan pembelian BBM bersubsidi sesuai kendaraan dan peruntukan yang telah ditetapkan.

Berita Terkait:  Pertamina Patra Niaga Sulawesi Salurkan Ribuan Paket Daging Kurban untuk Masyarakat

Data Pertamina menunjukkan, pemblokiran terbesar terjadi di wilayah Sulawesi Selatan dan Barat dengan 6.023 nopol. Disusul Sulawesi Tenggara sebanyak 2.355 nopol, Sulawesi Tengah 2.189 nopol, serta Sulawesi Utara dan Gorontalo sebanyak 526 nopol.

Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Okky Aditya Wibowo, mengatakan pemantauan transaksi dilakukan secara berkelanjutan.

Berita Terkait:  UT Sukses Layani Setengah Juta Mahasiswa

Menurutnya, QR Code yang terindikasi disalahgunakan maupun digunakan berulang kali di luar ketentuan dapat dikenai pemblokiran.

“Kami terus melakukan pemantauan terhadap transaksi BBM subsidi. Apabila ditemukan QR Code yang terindikasi disalahgunakan atau digunakan secara berulang dan tidak sesuai dengan ketentuan, maka dilakukan pemblokiran sebagai bagian dari upaya menjaga penyaluran BBM subsidi tetap tepat sasaran,” ujar Okky.

Berita Terkait:  Kampanye di Basis Golkar, Sawaludin Disambut Bak Pahlawan

Ia menjelaskan, pengawasan tersebut dilakukan untuk memastikan QR Code digunakan sesuai kendaraan dan kebutuhan masing-masing. Pertamina juga berkoordinasi dengan pihak terkait guna memantau perkembangan penyaluran BBM subsidi di lapangan.

Okky mengingatkan masyarakat agar tidak meminjamkan QR Code kepada pihak lain. Penggunaan QR Code oleh kendaraan atau pihak yang berbeda berpotensi teridentifikasi sebagai transaksi yang tidak sesuai ketentuan.
Berita Terkait:  Buyer Wood Pellet PT BJA Kunjungi Pohuwato, Bahas Legalitas Hingga Dampak Lingkungan

“Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan QR Code sesuai dengan kendaraan dan kebutuhan masing-masing. Kami juga mengajak masyarakat untuk tidak meminjamkan atau menggunakan QR Code milik pihak lain,” jelasnya.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan pengawasan akan terus diperkuat melalui pemantauan dan evaluasi penyaluran BBM subsidi di seluruh wilayah Sulawesi.

Berita Terkait:  Jelang May Day 2026, Pertamina Patra Niaga Salurkan Ratusan Paket Sembako di Sulsel

Langkah tersebut diarahkan agar BBM subsidi tetap diterima masyarakat yang berhak sekaligus menjaga proses penyalurannya berlangsung tertib dan sesuai ketentuan.

Bagi masyarakat yang mengalami kendala terkait QR Code maupun layanan Pertamina lainnya, pengaduan dapat disampaikan melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135 yang beroperasi selama 24 jam.(Rls) 

Berita Terkait:  Temui Adhan di Kantor Wali Kota, Roni Sidiki Minta Maaf