Gorontalo

TPID Provinsi Gorontalo Tembus Lima Besar Nasional, Di Sulawesi Tempati Posisi Terbaik I

×

TPID Provinsi Gorontalo Tembus Lima Besar Nasional, Di Sulawesi Tempati Posisi Terbaik I

Share this article
TPID Provinsi Gorontalo Tembus Lima Besar Nasional, Di Sulawesi Tempati Posisi Terbaik I
Sekdaprov Gorontalo, Sofian Ibrahim ketika menerima penghargaan TPID Award.

Hargo.co.id, JAKARTA – Kinerja Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Gorontalo kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Dalam ajang TPID Award 2026, Gorontalo berhasil menempati peringkat IV nasional sekaligus menjadi provinsi terbaik I di kawasan Sulawesi.

Berita Terkait:  Wujudkan Visi Gubernur, Dispora Gorontalo Gelar Seleksi Pertukaran Pemuda Antar Provinsi

Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian rapat koordinasi nasional (Rakornas) pengendalian inflasi, percepatan dan perluasan digitalisasi daerah (P2DD) 2026 yang digelar Kementerian Dalam Negeri di Jakarta International Convention Center (JICC), Kamis (24/9/2026).

Penghargaan diterima Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Sofian Ibrahim yang mewakili Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail.

Berita Terkait:  Gubernur Gusnar dan RG Sepakat Perkuat Kolaborasi Dorong Kemajuan Ekonomi

Dalam pemeringkatan nasional, TPID Gorontalo berada di bawah Provinsi Lampung, Jawa Tengah dan Kalimantan Barat. Capaian tersebut sekaligus menjadikan Gorontalo sebagai satu-satunya provinsi di Sulawesi yang berhasil menembus lima besar TPID terbaik nasional.

Sekdaprov Sofian Ibrahim menyebut penghargaan itu menjadi gambaran dari kerja bersama berbagai pihak dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi di daerah.

Berita Terkait:  Pemprov Canangkan Peringatan HUT ke-79 RI di Gorontalo

Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari koordinasi dan sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, Bank Indonesia Perwakilan Gorontalo, TNI, Polri serta sejumlah instansi terkait lainnya.

“Bapak Gubernur Gusnar dan Ibu Wagub Idah Syahidah menaruh komitmen yang kuat terhadap pengendalian inflasi di Gorontalo. Beberapa program memang diarahkan untuk itu, seperti Bantuan Langsung Pangan Pemerintah Provinsi (BLP3G) dan pasar murah bersubsidi,” ujar Sofian Ibrahim.
Berita Terkait:  Kelahiran Tak Direncanakan Berpotensi Stunting

Ia menambahkan, perkembangan angka inflasi Gorontalo dalam beberapa bulan terakhir turut menunjukkan perubahan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi Gorontalo pada Juni 2026 tercatat 4,77 persen. Angka tersebut lebih tinggi 1,43 persen dibandingkan rata-rata inflasi nasional yang berada di level 3,34 persen.

Berita Terkait:  Temui Masa Aksi Demonstran di Bundaran HI, Gusnar-Idah Penuhi Janji

Pada Juli 2026, inflasi Gorontalo turun menjadi 2,95 persen, atau hanya terpaut 0,07 persen dari rata-rata nasional sebesar 2,88 persen.

Sementara pada Agustus 2026, inflasi Gorontalo tercatat 3,36 persen, dengan selisih 0,17 persen dibandingkan inflasi nasional yang berada di angka 3,19 persen.

Berita Terkait:  Sofian Ibrahim Jabat Sekdaprov, Pelantikan Dijadwalkan Pekan Depan

Sofian Ibrahim mengatakan, penghargaan tersebut akan segera dilaporkan kepada Gubernur Gusnar Ismail. Ia berharap kolaborasi lintas sektor yang selama ini berjalan dapat terus diperkuat.

“Sekembalinya dari kegiatan ini kami akan melaporkan kepada Bapak Gubernur terkait hasil TPID Award. Semoga sinergi dan kolaborasi yang selama ini terjalin lintas sektor dapat terus kita jaga dan tingkatkan di tahun yang akan datang,” pungkasnya.

Berita Terkait:  KUA-PPAS APBD 2027 Resmi Masuk Deprov Gorontalo

TPID Award 2026 diserahkan oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi (TPI) pusat dan daerah.(Rls)