Hargo.co.id, GORONTALO – Berkurangnya keluhan masyarakat terhadap pelayanan pemerintah menjadi catatan positif bagi Pemerintah Kota Gorontalo. Namun, capaian tersebut tidak boleh membuat jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) lengah, terlebih dalam memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Pesan itu ditegaskan Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, saat memimpin rapat koordinasi dan evaluasi (Rakorev) penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan di Bandhayo Lo Yiladia (BLY), Kamis (29/10/2026) malam.
Dalam rapat tersebut, Adhan mengungkapkan bahwa pada periode sebelumnya keluhan masyarakat yang diterima pemerintah bisa mencapai satu hingga enam laporan setiap hari. Kini, jumlah pengaduan itu disebut mulai mengalami penurunan.
Menurut Adhan, perkembangan tersebut patut menjadi perhatian sekaligus bahan evaluasi bagi seluruh jajaran pemerintah daerah. Meski menunjukkan adanya perbaikan, penurunan keluhan tidak boleh membuat perangkat daerah merasa puas dengan kinerja yang telah dicapai.
Sebaliknya, kondisi itu harus menjadi motivasi untuk terus membenahi pelayanan agar masyarakat semakin merasakan manfaat kehadiran pemerintah.
Adhan menekankan, kualitas pelayanan publik tidak cukup diukur dari banyak atau sedikitnya pengaduan yang masuk. Hal yang lebih penting adalah bagaimana pemerintah merespons kebutuhan warga, menyelesaikan persoalan yang muncul, serta memastikan pelayanan berjalan secara optimal.
Untuk itu, seluruh OPD diminta menjaga konsistensi kinerja dan meningkatkan kepekaan terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat. Setiap keluhan harus dipandang sebagai bahan evaluasi untuk mengidentifikasi kekurangan sekaligus menentukan langkah perbaikan.
Perhatian khusus juga diarahkan pada pelayanan kebersihan lingkungan, terutama pengangkutan sampah. Adhan mengingatkan perangkat daerah terkait agar tidak mengendurkan kinerja dalam menjalankan tugas tersebut.
Menurutnya, pengangkutan sampah harus tetap berjalan dengan baik dan konsisten. Pelayanan ini bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat sehingga kelalaian dalam pelaksanaannya dapat berdampak pada kebersihan dan kenyamanan lingkungan.
Ia juga menegaskan bahwa berkurangnya keluhan warga bukan alasan untuk mengurangi pengawasan maupun intensitas pelayanan di lapangan. Sebaliknya, kondisi tersebut harus dimanfaatkan untuk memperkuat kualitas layanan agar persoalan yang sama tidak kembali berulang.
Melalui evaluasi tersebut, Adhan berharap seluruh perangkat daerah terus meningkatkan tanggung jawab dan kedisiplinan dalam menjalankan tugas. Pemerintah, kata dia, harus mampu menghadirkan pelayanan yang tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata.(Adv)












