Hargo.co.id, GORONTALO – Pemerintah Kabupaten Boalemo mulai memetakan kondisi infrastruktur jalan sebagai langkah awal menentukan prioritas pembangunan dan perbaikan. Pendataan ini diharapkan menjadi acuan agar penanganan jalan dapat dilakukan sesuai tingkat kerusakan dan kebutuhan masyarakat.
Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Boalemo, Rum Pagau, saat menghadiri paparan teknis hasil survei kondisi jalan kabupaten di Cabana Resort Pantai Bolihutuo, Senin (2/11/2026).
Dalam kesempatan itu, Rum menekankan bahwa infrastruktur jalan merupakan salah satu sektor yang membutuhkan perhatian serius pemerintah daerah. Sebab, kondisi jalan berkaitan erat dengan kelancaran mobilitas masyarakat, distribusi barang dan jasa, hingga pertumbuhan ekonomi.
Ia mengatakan, jalan yang sudah mengalami kerusakan dan tidak layak dilalui harus mendapat perhatian khusus dalam program penanganan infrastruktur daerah.
Menurut Rum, pembenahan jalan tidak semata-mata untuk meningkatkan kualitas fisik infrastruktur, tetapi juga memberikan kenyamanan dan menjamin keselamatan masyarakat saat beraktivitas.
Berdasarkan hasil survei yang dipaparkan tim konsultan PT Kalipu Wae Tuo, Kabupaten Boalemo memiliki 751 ruas jalan dengan total panjang mencapai 728 kilometer.
Data tersebut menjadi gambaran kondisi jaringan jalan di wilayah Boalemo sekaligus bahan evaluasi bagi pemerintah daerah
dalam menyusun kebijakan pembangunan infrastruktur ke depan.
Rum Pagau berharap hasil survei tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai dasar menentukan ruas jalan yang membutuhkan penanganan segera,
termasuk menyusun skala prioritas perbaikan dan peningkatan kualitas jalan.
Paparan teknis itu turut dihadiri Kepala Dinas PUPR, Perumahan dan Kawasan Permukiman Boalemo Supandra Nur,
Kepala Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Mohammad Taufik Kumali, para camat, serta tim konsultan.(Rls)












