Hargo.co.id GORONTALO – Belum genap sepekan. Si jago merah kembali beraksi. Kali ini tiga rumah di Desa Botubuloe, Kecamatan Dungalio, Kabupaten Gorontalo ludes dilalap api, Rabu (9/3). Kebakaran yang terjadi pada 01.30 dini hari itu lagi-lagi diduga dipicu arus pendek (kroslet) listrik.
Tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun akibat kebakaran tiga pemilik rumah Irwan Paneo, Yani Paneo dan Osin Paneo kehilangan tempat tinggal. Selain itu satu unit mobil Toyota Agya dan sepeda motor Suzuki Spin ikut hangus terbakar.
Sebelumnya, Sabtu (5/3) lalu, sebuah rumah milik Samun Ibrahim di Kelurahan Dulalowo, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo ludes terbakar lantaran arus pendek.
Sehari setelah itu, Minggu (6/3), Hotel Astro bersama Toko Mainan Sinar Galaxy dan Toko Sumber Pangan di Jl. H.B Yassin (eks Jl. Agus Salim), Kota Gorontalo terbakar lantaran arus pendek.
Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, sebelum kebakaran para pemilik rumah sedang tertidur lelap. Tiga rumah yang saling bersebelahan itu dihuni 17 jiwa. Termasuk di dalamnya dua bocah usia lima tahun.
Kebakaran kali pertama diketahui Irwan Paneo. Pria berusia 52 tahun itu kaget setelah mendengar bunyi-bunyi mencurigakan di luar rumah. Penasaran dengan bunyi tersebut, pedagang rempah-rempah itu lantas beranjak dari tempat tidur.
Begitu membuka pintu kamar, Irwan lantas dibuat kaget. Mobil Toyota Agya milik anaknya Ardiyanto Paneo yang sedang terparkir di teras depan rumah sudah terbakar.
“Pas saat saya lihat api sudah membesar, saya langsung berteriak meminta tolong kepada warga untuk memadamkan api,†ungkap Irwan saat ditemui Gorontalo Post.
