Menjadi seorang Disc Jockey atau DJ merupakan profesi yang sangat diandalkan dalam menampilkan keahliannya dalam bermusik. Menampilkan musik yang lebih asyik dan menghibur bagi para pendengar menjadi sesuatu yang harus dilakukan seorang profesi DJ.
Seperti pemain DJ asal Gorontalo ini, Florina Djou (20). Sejak 2014 ia sudah terjun bermain DJ, dengan keahliannya sampai saat ini, membuat dia semakin terus mengandrungi dalam bermain DJ. Baik dalam mengolaborasikan audio, hingga menyelaraskan beat atau ketukan.
Menurut perempuan kelahiran 3 Agustus ini, bermain DJ yang paling susah ketika harus menyesuaikan antara musik satu dan satunya lagi, dengan ketukan yang sama. Ditambahkan darah cantik yang sedang mengenyam perkuliahan di Jurusan Kesehatan Masyarakat, Universitas Gorontalo itu awalnya tidak mendapat restu dari orang tuanya untuk terjun dalam dunia DJ. Karena anggapan bahwa DJ bukanlah sesuatu profesi yang baik. Tapi Florina mencoba beri pemahaman, bahwa tidak semua DJ seperti anggapan-anggapan yang mengarah ke hal-hal negatif.
Florina yang mengemari DJ Princess Joana ini, juga tergabung dalam komunitas DJ yaitu, M2000 production. Berbagai event pun telah dia ikuti seperti event kontes mobil, festival sail tomini dan event-event lainnya.
“DJ bukanlah profesi atau sesuatu yang buruk, tergantung diri masing-masing. Sikap dan atitude kita beradaptasi dengan banyak orang sesuatu yang penting jadi seorang DJ. Ini merupakan passion saya dalam menikmati musik,” jelas Florina Djou. (ZT-07)
