Gorontalo, Hargo.co.id – Sebuah pohon tumbang di jalan Trans Sulawesi Desa Jembatan Merah, Kwandang, Gorontalo Utara (Gorut) dan menimpa seorang pengendara bentor, Saprin Botutihe (29) hingga membuatnya tewas di tempat, sekitar pukul 09.00 Wita, kemarin, Selasa (23/1).
Kejadiannya bermula saat Saprin hendak mengantar seorang penumpang, Fitri Ahmad (25) ke kantor desa setempat, Desa Jembatan Merah.
Tiba di sebuah jalan di sisi bukit, sebuah pohon besar tumbang jenis Kayu Kambing yang berdiameter lebih dari 1 meter dan panjang sekitar 8 meter itu tumbang dan menimpa bentor yang dikendarai Saprin.
Pohon itu tumbang tepat membentur Saprin. Warga Desa Jembatan Merah ini pun tertindih pohon dan terjepit bentor hingga membuat kepala robek.
Teridentifikasi, Saprin meninggal di tempat sebelum warga sekitar menolongnya. Sedangkan Fitri, dengan kondisi luka ringan, berhasil selamat. Meski demikian, Fitri yang juga aparat desa setempat diliputi trauma. Pohon besar itu juga membuat bentor milik Saprin DM 2785 HK remuk tak berbentuk.
Akibat insiden ini, jalan Trans Sulawesi sempat macet namun tidak terlalu lama. Pasalnya, warga setempat berbondong-bondong mengevakuasi jasad korban, bangkai bentor hingga pohon berukuran besar tersebut.
“Benar ada peristiwa ini tadi (kemarin,red). Tapi beruntung tidak sempat membuat macet karena pohon besar tersebut diangkat oleh masyarakat,” ungkap Kapolsek Kwandang, AKP Dwi Okta Heriyanto, kemarin.
Jasad korban pun langsung diserahkan ke pihak keluarga yang tak jauh dari lokasi kejadian.(tr-58)
