GORONTALO, Hargo.co.id – Mendekati masa penetapan pasangan calon untuk Pilkada Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), Gubernur Gorontalo Rusli Habibie juga mulai menyiapkan aparatur sipil negara (ASN) dari lingkup Pemprov Gorontalo untuk plot sebagai pelaksana tugas (Plt) Bupati Gorontalo Utara.
Seperti diketahui, Pilkada Gorut menyita perhatian, sebab seluruh pimpinan daerah, seperti Bupati, Wakil Bupati, dan Sekretaris Daerah (Sekda) semuanya mendaftar sebagai kandidat kepala daerah. “Kita segera siapkan.
Kalau Kota (Gorontalo) kan ada Wawali yang nantinya Plt,”kata Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, kepada Gorontalo Post, kemarin. Berbeda dengan Gorut, Pilkada Kota Gorontalo hanya diikuti Walikota Marten Taha, sementara Wakil Walikota Budi Doku absen dalam hajatan pesta demokrasi itu. Sesuai ketentuan, Wawali Budi Doku yang akan menjabat Pjs Walikota Gorontalo.
Khusus untuk Gorut, kata Rusli, ia memberikan berbagai kriteria, seperti pamong senior, mampu bekerja keras dan ikhlas, independen, termasuk memiliki jiwa kepemimpinan. “Belum ada (nama), kita masih siapkan. Bapperjakat akan bekerja untuk itu,”jelasnya.
Rusli juga menyebut, jika belum pasti ia akan menempatkan pejabat asal Gorut untuk Plt Bupati Gorut. “Bisa ia bisa juga tidak, kita lihat saja nanti,”paparnya. Jika Gubernur memilih pejabat asal Gorut, maka sejumlah nama muncul, yakni Risjon Sunge yang saat ini menjabat kepala Dinas Sosial Provinsi Gorontalo.
Risjon pernah menjadi Kepala Bappeda Gorut, bahkan pernah mencalonkan sebagai kandidat Pilkada periode sebelumnya. Ada pula nama Slamet Bakri, kadis PMD Dukcapil Provinsi Gorontalo ini juga berpengalaman di Gorut, ia bahkan pernah menjabat Camat Kwandang dan kepala dinas di Gorut. Ada pula nama Asri Banteng. Srikandi Pemprov ini pun patut dipertimbangkan.
Lulusan STPDN ini memiliki pengalaman dalam kepemimpinan, buktinya jebolan Lemhanas RI ini berulang kali menduduki jabatan eselon II di Pemprov Gorontalo. Jika Gubernur Rusli Habibie tidak melirik pejabat asal Gorut, maka diprediksi nama Kadis Perindagkop Muhammad Nadjamudin yang akan mengisi kursi Bupati Gorut sementara waktu itu.
Nadjamudin dinilai berpengalaman dalam pemerintahan. Pamong senior ini juga sudah berulang kali menduduki kursi eselon II pada jabatan yang berbeda. “Yang pasti salah satu yang akan diusulkan adalah pejabat asal Suwawa,”ujar sumber dipercaya Gorontalo Post yang masih merahasiakan namanya itu. Hanya saja jika merujuk pejabat Pemprov asal Suwawa, maka nama Muhammad Nadjamudin, tepat.
Terpisah, kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Ridwan Yasin mengatakan, pihaknya baru mulai membahas pengajuan Plt mulai kemarin. “Hari ini baru mulai kita bahas bersama Bapperjakat,”ujar Ridwan Yasin usai mengikuti pembinaan PNS di Belle Li Mbui, kemarin.
Ada pun, pengusulan Plt Bupati hari sudah dilakukan sepekan sebelum penetapan calon kepala daerah oleh KPU, artinya paling lambat 7 februari 2018, nama-nama calon Plt Bupati Gorut sudah disampaikan ke Kementerian Dalam Negeri. (tro/hg)
