Ini Alternatif Ketika Elpiji Langka

×

Ini Alternatif Ketika Elpiji Langka

Share this article
Iskandar Hasan, pedagang kayu bakar di Pasar Sentral Gorontalo

Hargo.co.id GORONTALO – Akibat ketersediaan gas elpiji beberapa hari belakangan sangat minim, sebagian masyarakat Gorontalo kembali beralih menggunakan kayu bakar sebagai bahan bakar untuk memasak setiap hari.

Sebagaimana pantauan Gorontalo Post, saat ini, penjualan kayu bakar setiap hari cukup banyak. Untuk kayu bakar dalam sehari rata-rata yang laku terjual mencapai 30 ikat.

Setiap satu ikat kayu dibanderol Rp 7-9 ribu. Untuk harga Rp 7 ribu, setiap ikatnya berisi sebanyak 8 ujung kayu dengan panjang kurang lebih 1 meter, sementara untuk kayu harga Rp 9 ribu, setiap ikatnya berisi sebanyak 10-15 ujung kayu dengan panjang 1 meter.

Iskandar Hasan, salah seorang pedagang kayu bakar di kawasan Pasar Sentral Gorontalo mengatakan, hingga saat ini, kayu bakar masih diburu warga, meski penmbeli tak seramai beberapa tahun lalu.

“Saya perkirakan puasa nanti permintaan kayu bakar ini akan meningkat, ini seperti pengalaman tahun lalu. Banyak yang beli untuk digunakan pada usaha,” ujarnya.

Sementara itu, Ratna, salah seorang ibu rumah tangga di Kota Gorontalo ketika diwawancarai mengaku, hingga kini masih setia menggunakan kayu bakar untuk keperluan memasak setiap hari.

“Hasil masakan menggunakan kayu baar lebih enak dibanding gas dan lainnya. Misalnya nasi, kalau di masak tidak cepat busuk kalau pakai kayu bakar,” ungkapnya.(tr-51/dan/hargo)