Idris Rahim Bisa Jadi Dampingi Gusnar Ismail

×

Idris Rahim Bisa Jadi Dampingi Gusnar Ismail

Share this article
Sekertaris DPD Demokrat Arifin Djakani (Kedua dari Kanan) saat bertemu dengan Ketua DPW PAN Idris Rahim (Kanan), didampingi oleh wakil ketua DPW PAN Andriliyawan Mohamad dan Syafwan Arsyad. Kamis (29/4) malam

Hargo.co.id GORONTALO – Partai Demokrat sepertinya punya kesungguhan untuk mengusung Ketua DPD Demokrat Gorontalo, Gusnar Ismail, sebagai Calon Gubernur. Selain terus membangun komunikasi dengan parpol yang akan menjadi mitra koalisi, Demokrat juga mulai membangun komunikasi dengan figur yang akan dipasangkan dengan Gusnar Ismail.

Kamis (29/4) malam, Gusnar Ismail mengutus Sekretaris DPD Demokrat Gorontalo, Arifin Djakani, menemui Ketua DPW PAN Gorontalo, Idris Rahim yang kini menjabat Wakil Gubernur, di rumah dinas Wagub. Arifin Djakani yang diwawancarai Gorontalo Post usai pertemuan mengatakan, kunjungannya untuk menawarkan Idris Rahim dalam posisi papan dua untuk mendampingi Gusnar Ismail.

“Kita sudah menyampaikan penawaran tersebut, tapi semuanya diserahkan kepada pak Idris dan PAN,” ungkap Arifin Djakani. Akan tetapi menurut Aleg DPRD Provinsi Gorontalo itu, pertemuan yang dilakukan dengan Idris Rahim sekaligus melamar PAN untuk bisa berkoalisi dengan partai Demokrat.

“Tadi itu hanya tawaran. Tapi inti pertemuan ini adalah membahas koalisi biru antara PAN dan Demokrat, apalagi pak Idris juga sudah mendaftar di Partai Demokrat,” katanya. Bahkan kata Arifin, hasil dari pertemuan ini akan disampaikan DPD Demokrat Gorontalo, kepada Ketua umum DPP Demokrat, Susilo Bambang Yudhono.

“Kita akan sampaikan ke pak SBY, dan koalisi PAN – Demokrat ini bisa saja terjadi, karena ketua umum DPP PAN pak Zulkifli Hasan adalah mantan menteri di era pak SBY, tentunya sudah ada jalan, perkembangannya nanti kita lihat selanjutnya,” ungkapnya.

Lalu bagaiamana jika pak Idris Rahim tetap berkomitmen dengan pasangan NKRI, karena pada pelaksanaan Musda Partai Golkar pada Selasa lalu, Ketua DPD Golkar Rusli Habibie menyebutkan bahwa NKRI jilid II tetap lanjut, dan itu direspon baik oleh Idris Rahim.

“Kalau soal NKRI, kami tidak mau masuk ke ranah tersebut. Yang jelas Demokrat melamar PAN untuk berkoalisi. Bagaimana bentuk kesepakatannya nanti akan berkembang,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua bidang informasi dan media DPW PAN Gorontalo, Andriliwan Mohamad mengatakan bahwa, kedatangan dari Demokrat ini menjadi momen bersejarah kedua yang terjadi di politik khususnya PAN.

“Pertama momen bersejarah itu terjadi saat pak Rusli menyebut NKRI jilid II tetap lanjut, dan itu disampaikan dihadapan petinggi partai Golkar, seperti ARB, Setya Novanto, Cicip, Nurdin Halid, dan lainya. Nah, yang kedua adalah ketika saat ini, Demokrat melamar di PAN, dan akan disampaikan kepada ketua umum DPP Demokrat pak SBY” ungkapnya.

Terkait dengan sikap PAN terhadap lamaran dari Demokrat tersebut, tentunya menjadi sinyal bagus bagi PAN, dan akan dibahas dalam rapat tim pilkada di PAN. “Sebagai orang yang dilamar, tentunya kita sangat berbangga hati. Dan ini akan dibahas lagi di internal PAN,” pungkasnya. (wan/hargo)