Senpi Polsek Taluditi Hilang, Polda Gorontalo Bungkam

×

Senpi Polsek Taluditi Hilang, Polda Gorontalo Bungkam

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi

Hargo.co.id GORONTALO – Jajaran Polres Pohuwato dibuat geger dalam beberapa hari terakhir. Pemicunya adalah hilangnya Senjata Api (Senpi) laras panjang jenis Senapan Serbu 1 (SS1) V2 milik Kepolisian Sektor (Polsek) Taluditi, Kabupaten Pohuwato.

Selain senjata api, 3 buah magazine, dan 20 butir peluru ikut digasak pelaku. Diduga senjata buatan PT.Pindad itu dibawa lari YK Alias Aldi (21), warga Desa Parungi, Kecamatan Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo.

YK sendiri merupakan residivis kasus pencurian yang pernah ditangani Polsek Taluditi, hanya saja karena usianya yang masih dibawa umur, YK tidak dilakukan penahanan. Bahkan kabarnya YK alias Aldi saat ini dijadikan Banpol Polsek Taludi.

Kecurigaan bila pelakunya adalah YK alias Aldi karena ia merupakan warga sipil yang bebas berada di kantor Polsek.  Informasi yang diperoleh Gorontalo Post menyebutkan, senjata yang tercatat aset dinas Polsek Taluditi itu diketahui hilang pada Minggu (1/5) pukul 04.00 wita. Ketika itu anggota Polsek Taluditi kaget melihat senjata SS1 V2 tak lagi berada ditempatnya.

Setelah dicek, jendela ruang penyimpanan senjata telah tercongkel, diduga pelaku masuk dan keluar melalui jendela. Tak menunggu lama, Polsek kemudian langsung melakukan pencarian, menggelar koordinasi kilat dengan Polres hingga Polda.

“Dari informasi, Polsek langsung ke Polres kemudian langsung ke Polda Gorontalo, setelah itu langsung dilakukan koordinasi kilat dengan seluruh jajaran Polres yang ada di Provinsi Gorontalo, untuk menangkap pelaku,” ujar salah seorang sumber Gorontalo Post yang enggan disebutkan namanya itu.
Hanya saja ketika itu pelaku tidak berhasil ditangkap. Diduga YK alias Alditelah melarikan diri hingga ke Kota Gorontalo. Aparat kepolisianpun langsung melakukan razia dan operasi tertutup untuk mencari keberadaan YK alias Aldi yang diduga melarikan diri menggunakan sepeda motor jenis FU.
Setelah berusaha melakukan koordinasi dan operasi Polisi, YK alias Aldi akhirnya berhasil diringkus. Pria kelihiran 1995 ini ditangkap anggota Satuan Lalu Lintas Polres Gorontalo Kota, ketika sedang melakukan penertiban lalu lintas di kawasan simpang empat Bank Mandiri Gorontalo, pada pagi pukul 08.00 wita, Senin (2/5).

Aldi diamankan karena mengendarai sepeda motor suzuki FU berwana hitam tanpa plat nomor. Setelah ditanyakan kelengkapan surat kendaraan Aldi juga tak mampu menunjukanya.

Petugas Lalulintas yang memang sudah mendapat informasi terkait pencarian Senpi di wilayah Pohuwato ini kemudian menggeledah sebuah tas ransel yang ditenteng Aldi. Betapa terkejutnya petugas ketika mendapati isi ransel adalah sebuah senjata laras panjang lengkap dengan magazinnya.

Di dalam ransel, petugas juga mendapati rompi anti peluru. Seketika itu, YK alias Aldi langsung digelandang ke Mapolres Gorontalo Kota. Ia diperiksa marathon di ruang Kapolres.

Pemeriksaan berlangsung pagi hingga sore kemarin. Pihak Polda dan Polres Pohuwato, kemarin juga terlihat telah mendatangi Mapolres Gorontalo kota, untuk memastikan apakah laras panjang yang berada di tangan YK alias Aldi adalah inventaris Polri yang hilang di Mapolsek Taluditi.

Sayangnya, pihak kepolisian masih bungkam dengan persoalan ini. Polisi belum membeber motif YK alias Aldi mencuri senjata tersebut, termasuk terkait lemahnya pengamanan senjata di Mapolsek Taluditi.
Kapolres Gorontalo Kota AKBP Ronny Yulianto SIK mengatakan, pihaknya belum bisa menklarifikasi mengenai kasus tersebut karena masih dalam tahap penyidikan.

“Untuk lebih jelasnya nanti pihak Polda Gorontalo yang memberikan keterangan langsung mengenai kasus pencurian senpi tersebut,”kata Kapolres AKBP Ronny Yulianto, kemarin.

Terpisah, pihak Polda Gorontalo juga memilih bungkam, hingga kemarin belum memberikan konfirmasi resmi terkait kasus hilangnya Senpi tersebut. Hanya saja menurut informasi dari internal Polda Gorontalo, selasa (3/5) hari ini akan digelar rapat internal untuk membahas persoalan ini. (tr-45/tr-49/hargo)