Anggota Babinsa Modelomo Tewas

×

Anggota Babinsa Modelomo Tewas

Share this article
KONDISI sepeda motor Serda Haryanto mengalami rusak di bagian depan setelah terlibat tabrakan dengan pikap Mistubishi L-300 di jalan Trans Sulawesi, Senin (19/2) FOTO:ISTIMEWA

Hargo.co.id- Kecelakaan maut kembali terjadi di jalan Trans Sulawesi, Gorontalo. Kali ini di Desa Bakti, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo, Senin (19/2) sekitar pukul 09.30. Sebuah pikap Mitsubishi Colt L-300 menyerempet pengendara sepeda motor. Akibatnya, Serda Haryanto (38) pengendara sepeda motor tewas di lokasi kejadian.

Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, mobil Pikap Mitsubishi L-300 DM 8171 EB dikendarai Rahman Pakabuse warga Desa Enarotali, Kecamatan Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Papua. Sementara Serda Haryanto mengendarai sepeda motor Honda Pro dengan plat nomor Hankam Reg 17125 XIII.

Peristiwa tabrakan bermula ketika Rahman dari rumahnya di Kelurahan Pauwo, Kecamatan Kabila, Bone Bolango hendak menuju ke Paguyaman. Staf Bappeda Kabupaten Paniai itu hendak menjemput beras yang dipesannya di Paguyaman. Sementara Serda Haryanto dari arah Tilamuta hendak menuju ke Kota Gorontalo. Rencananya Anggota Babinsa Modelomo itu hendak menuju ke Markas Kodim 1304.

Di tengah perjalanan, tepatnya memasuki tikungan kanan tajam jalan trans Desa Bakti, Rahman berupaya menghindari jalan yang bergelombang. Namun langkah Rahman yang mengendarai seorang diri itu membuat mobil oleng. Rahman berupaya mengendalikan laju kendaraan agar tak terperosok ke jurang sisi kiri jalan. Ia pun banting setir ke kanan.

Nahas, dari arah berlawanan datang melintas Serda Haryanto. Tabrakan kedua kendaraan tak bisa terhindarkan. Sepeda motor Honda Mega Pro yang dikendarai Serda Haryanto menabrak bagian samping kiri belakang mobil.

Bahkan saking kerasnya tabrakan, Haryanto beserta sepeda motor yang dikendarainya sempat terseret beberapa meter. Kondisi itu mengakibatkan Haryanto mengalami luka serius di bagian kepala serta kaki kiri patah.

Ironinya, lokasi kejadian sangat sepi alias jauh dari pemukiman warga. Sehingga nanti beberapa saat setelah kejadian, warga baru berdatangan ke lokasi.Sementara itu Rahman usai kejadian bergegas menuju ke Polsek Pulubala.

“Saya panik, saya langsung meminta salah seorang yang pertama ada di lokasi untuk mengantarkan saya ke Polsek Pulubala,” kata Rahman Pakabuse saat ditemui Gorontalo Post di Unit Laka Satlantas Polres Gorontalo.

Ia menambahkan, saat kejadian dirinya dalam klondisi blank (tidak tahu apa-apa). “Saya hanya ingat hanya ada motor melaju dari arah yang berlawanan,” tandas Rahman yang mengaku sudah sebulan lebih di Gorontalo.

Sementara itu jasad Serda Haryanto usai divisum di RS MM Dunda Limboto langsung dibawa ke rumah duka di Desa Popodu, Kecamatan Bulango Timur, Kabupaten Bone Bolango.

Kasat Lantas Polres Gorontalo AKP. Satrio Prayogo mengatakan pihaknya langsung mendatangi TKP setelah mendapat informasi dari Kapolsek Pulubala. “Kami masih lakukan penyelidikan dan akan segera dilakukan gelar, untuk menentukan tersangka,” kata Satrio. Ia juga enambahkan, barang bukti serta pengendara mobil pickap tersebut sudah diamankan di Unit Laka Lantas. (TR-58/hg)