Walaupun memang ada langkah dan mekanisme yang diambil sesuai dengan aturan yang ada.
“Kalaupun mereka keluar tentunya pihak yayasan sudah menyiapkan penggantinya, jangan sampai karena masalah ini berimbas pada pelayanan akademik dan proses perkuliahan,†tegasnya.
Sementara itu, dari 40-an dosen dan karyawan yang mundur beberapa di antaranya menduduki jabatan strategis.
Di antaranya, Dekan Teknik Herdi Mohammad, Wakil Dekan Teknik A.Asri, Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Rivai Ali, Wakil Dekan FKM Sunarti Hanafi.
Kemudian, Dekan Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik (FISIP) Heriyanto Monoarfa, Wakil Dekan Fisip Sarfan Tabo, Wakil Dekan Hukum Agustina Bilondatu serta Wakil Dekan Pertanian Abd.Samad Hiola. (wie/hargo)
