Atribut 17 Agustus Kurang Laris

×

Atribut 17 Agustus Kurang Laris

Sebarkan artikel ini
ATRIBUT 17 AGUSTUS - Ujang Momo, salah seorang pedagang atribut 17 Agustus saat menjajakan dagangannya di Jalan Raja Eyato, Kota Gorontalo, Rabu (27/7). (FOTO HAMDAN ABUBAKAR/GORONTALO POST)

 

Hargo.co.id GORONTALO – Para pedagang atribut 17 Agustus di Gorontalo hingga saat ini masih harus terus bersabar. Pasalnya, penjualan atribut 17 Agustus tersebut masih sepi. Pedagang belum memperoleh pendapatan.

Ujang Momo, pedagang atribut 17 Agustus di Jalan Raja Eyato Kota Gorontalo mengatakan, untuk saat ini, belum ada satupun atribut yang digunakan dalam memperingati 17 Agustus, yang laku terjual. “Sekarang sepi sekali penjualan. Belum ada pendapatan apa apa,” kata Ujang saat menjajakan dagangannya.

Ia memprediksi, permintaan atribut 17 Agustus akan ramai saat sepekan menjelang peringatan hari Kemerdekaan RI yang jatuh pada 17 Agustus. “Biasanya tanggal 10 Juli begitu sudah banyak yang mulai beli atribut, jadi kami masih harus menunggu hingga bulan Agustus nanti,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, penjualan atribut 17 Agustus pada tahun lalu cukup bagus. Dalam sebulan, ia mampu memperoleh pendapatan hingga Rp 5 juta. “Jualan atribut 17 Agustus ini tidak akan rugi, tetapi kalau barang banyak yang tidak laku, modal akan tertahan lama.Karena bisa jualan lagi nanti tahun depan,” tutur warga Garut, Jawa Barat ini.(dan/hargo)