Gorontalo

Bantuan Korban Longsor Tambang Suwawa Terus Mengalir

×

Bantuan Korban Longsor Tambang Suwawa Terus Mengalir

Share this article
Bantuan Korban Longsor Tambang Suwawa Terus Mengalir
Suasana dapur umum logistik untuk korban longsor tambang emas Tulabolo Suwawa Timur kabupaten Bone Bolango, Selasa (9/7/2024) (F. Diyanti/GP)

Hargo.co.id, GORONTALO – Penyaluran bantuan logistik terhadap korban longsor tambang emas Tulabolo, Suwawa Timur terus mengalir dari berbagai pihak.

Berita Terkait:  Ismail Pakaya Irup HUT ke-78 RI Tingkat Provinsi Gorontalo

Ferdi Adam selaku Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Gorontalo mengungkapkan, penyaluran bantuan tersebut sudah dilakukan sejak kemarin.

Bantuan tersebut, kata Ferdi, ada yang langsung disalurkan ke lokasi terjadinya longsor serta ada pula yang masih ditempatkan di Posko induk.

Berita Terkait:  Angka Kemiskinan Gorontalo Turun Signifikan, Capaian Manis Gusnar-Idah di Awal 2026

“Penyaluran ke posko induk kami disini yang bawa. Kalau untuk ke lokasi bencana itu menggunakan ojek masyarakat dan yang lainnya menggunakan helikopter,” kata Ferdi, Selasa (9/72024).

“Tadi ini sudah ada helikopter untuk menyalurkan bantuan ke korban dan personil yang melakukan evakuasi,” tambahnya.

Berita Terkait:  Dubes Australia Sapa Gusnar di Idulfitri, Isyarat Hangat Diplomasi yang Makin Akrab

Bantuan tersebut bersumber dari sejumlah instansi seperti CV. Salga Mandiri berupa 30 karton air mineral dan PT. Boneva sebanyak 20 karton air mineral.

Kemudian, ada pula bantuan dari PT. Gorontalo berupa Air Mineral 55 karton, 200 kg beras,

pop mie 20 karton dan nasi 150 bungkus dan beberapa bantuan dari masyarakat.

Berita Terkait:  Progres Perekaman KTP El di Gorontalo Sepekan Jelang Pencoblosan Naik Signifikan

Lebih lanjut Ferdi menambahkan, saat ini pihaknya telah membuka dapur umum bersama Dinas Sosial Kabupaten Bone Bolango, BPBD Bone Bolango, dan BPBD Provinsi Gorontalo.

“Setiap hari yang kami salurkan itu seribu nasi bungkus untuk sementara yang dibawa ke posko induk kemudian juga ke lokasi bencana seperti yang dibawah ojek tersebut.(*) 

Berita Terkait:  Kementan Sambut Baik Program Pengembangan Peternakan Sapi di Gorontalo