Hargo.co.id, SULUT – Komitmen mendorong kemajuan daerah terus ditunjukkan Bupati Boalemo, Rum Pagau.
Setelah menuntaskan agenda koordinasi di sejumlah kementerian sejak awal April serta melakukan studi banding peternakan di Padang Panjang, Sumatera Barat, kini langkah konkret diarahkan pada penguatan sektor digital.
Pada Selasa (14/4/2026), Pemerintah Kabupaten Boalemo resmi menjalin kerja sama dengan Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BPSDMP) Komunikasi dan Digital (Komdigi) di Manado.
Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman terkait peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) digital.
Dalam sambutannya, Bupati Rum Pagau menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi penghambat pembangunan.
Ia meminta seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) lebih inovatif dalam membuka peluang kolaborasi demi kesejahteraan masyarakat.
“Silahkan bangun kerja sama dengan berbagai pihak selama itu berdampak positif bagi masyarakat Boalemo. Kita hidup di era kecerdasan buatan, sehingga literasi digital menjadi kebutuhan utama. Karena itu, saya hadir langsung untuk memastikan kerja sama ini berjalan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala BPSDMP Komdigi Manado, Arsyad, menyambut baik inisiatif tersebut.
Ia menyatakan kesiapan pihaknya mendukung Boalemo melalui berbagai program pelatihan dalam skema Digital Talent Scholarship (DTS).
Program yang akan digulirkan mencakup berbagai sektor strategis, di antaranya pelatihan kewirausahaan digital bagi pelaku UMKM melalui Digital Entrepreneurship Academy (DEA), penguatan kapasitas aparatur sipil negara (ASN) lewat program transformasi pemerintahan, peningkatan kompetensi digital bagi tenaga pendidik serta pengenalan coding untuk siswa sekolah dasar.
Selain itu, generasi muda juga akan difasilitasi dengan pelatihan keterampilan seperti video editing, content creation, hingga pemasaran digital berbasis kecerdasan artifisial.
Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Boalemo sebagai motor penggerak kerja sama ini melaporkan, kegiatan tersebut melibatkan 10 OPD
yang terdiri dari tujuh dinas/badan dan tiga bagian di lingkungan pemerintah daerah.
Rangkaian pertemuan berlangsung selama dua hari, mulai 14 hingga 15 April 2026.
Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Boalemo berharap dapat mempercepat terwujudnya masyarakat yang adaptif terhadap perkembangan teknologi,
sekaligus meningkatkan daya saing daerah di tingkat nasional hingga global.(Rls)












