Kab. Gorontalo

Festival Malam Qunut, Sofyan: Harus jadi Warisan Budaya

×

Festival Malam Qunut, Sofyan: Harus jadi Warisan Budaya

Sebarkan artikel ini
Festival Malam Qunut, Sofyan_ Harus jadi Warisan Budaya..
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi.

Hargo.co.id, GORONTALO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo berencana menjadikan Festival Malam Qunut di Kecamatan Tabongo, sebagai monumen budaya, agar nilai sejarah dan tradisinya tetap terjaga di tengah perkembangan zaman.

Berita Terkait:  Pemkab Gorontalo Daftarkan 10 Ribu Petani ke BPJS Ketenagakerjaan

Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menyatakan bahwa upaya dokumentasi dan pelestarian tradisi ini akan menjadi prioritas pemerintah daerah.

“Mumpung masih ada para sesepuh yang memahami sejarah malam qunut ini, kita akan menggali kembali asal-usulnya, menuliskannya, dan menjadikannya dokumen penting untuk generasi mendatang,” ujar Bupati Sofyan Puhi.

Berita Terkait:  Sertifikat Tanah Warga Transmigrasi Diserahkan, Wabup Tonny: Fondasi Kemandirian Ekonomi

Tradisi ini telah berlangsung sejak lama dan menjadi bagian dari budaya masyarakat Tabongo. Namun, di tengah modernisasi, kekhawatiran akan hilangnya makna tradisi ini semakin nyata. Oleh karena itu, pemerintah daerah berkomitmen untuk mempertahankan keberadaannya.

“Kalau dulu dalam malam qunut ada uji ilmu kabali, sekarang sudah tidak ada karena zaman berubah. Tapi semangat dan maknanya tetap harus dipertahankan,” tambah Sofyan Puhi.

Berita Terkait:  Alaludin Lapananda Dinonaktifkan dari Jabatan Direktur RSUD MM Dunda

Pemerintah akan berupaya agar festival ini tidak hanya menjadi kenangan, tetapi juga bisa menjadi warisan budaya yang diakui secara resmi.

Ke depan, Festival Malam Qunut akan diabadikan dalam bentuk monumen dan dokumentasi sejarah.

Berita Terkait:  Kejari Kabgor Periksa Kepala Bapelitbangda, Dalami Kasus Dugaan Korupsi TKI

Dengan langkah ini, diharapkan generasi muda tetap mengenal dan memahami pentingnya menjaga tradisi leluhur sebagai bagian dari identitas Gorontalo.(MG-10)