Kota Gorontalo

FKP RKPD Pemkot Berlangsung Terbuka, Sikap Adhan Tuai Apresiasi Akademisi

×

FKP RKPD Pemkot Berlangsung Terbuka, Sikap Adhan Tuai Apresiasi Akademisi

Share this article
FKP RKPD Pemkot Berlangsung Terbuka, Sikap Adhan Tuai Apresiasi Akademisi
Suasana FKP RKPD yang diselenggarakan Pemkot Gorontalo, Jumat (6/2/2026).

Hargo.co.id, GORONTALO – Pemerintah Kota Gorontalo menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 sebagai ruang dialog terbuka antara pemerintah dan masyarakat.

Berita Terkait:  Kota Gorontalo Kembali Dilanda Banjir, Ismail Batalkan Agenda di Jakarta

Forum yang berlangsung Jumat (6/2/2026) tersebut menjadi wadah penyampaian kritik, saran, dan gagasan dari berbagai elemen, mulai dari akademisi hingga pelaku UMKM. FKP RKPD kali ini menarik perhatian karena pola kepemimpinan yang ditunjukkan Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea.

Tidak sekadar hadir secara seremonial, Adhan memilih mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sejak pembukaan hingga forum ditutup. Ia menyimak langsung setiap masukan yang disampaikan peserta tanpa membatasi ruang diskusi.

Berita Terkait:  Gebyar Atupato PSP Pabean Resmi Dibuka, Wawali Indra Dorong Tradisi Ketupat Jadi Ikon Wisata

Pendekatan tersebut mendapat respons positif dari kalangan akademisi. Salah satunya datang dari Sri Sutarni Arifin, S.Hut., M.Si, dosen Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), yang hadir sebagai perwakilan akademisi dalam forum tersebut.

Menurut Sri Sutarni, sikap wali kota yang bertahan hingga akhir kegiatan merupakan hal yang jarang ditemui dalam forum-forum perencanaan pembangunan daerah.

Berita Terkait:  Kondisi Pasar Dungingi: Kumuh, Bau, Bak Pasar Mati

“Yang paling kami apresiasi, wali kota mengikuti forum sampai selesai dan mendengarkan semua masukan. Ini pengalaman yang belum pernah kami temui di forum diskusi sebelumnya,” ujarnya usai kegiatan.

Ia menilai, pelaksanaan FKP RKPD 2027 mencerminkan komitmen pemerintah kota untuk membangun perencanaan tanpa sekat,
Berita Terkait:  Marten: Pelaksanaan MPLS Bermanfaat Bagi Siswa Baru

sekaligus membuka ruang partisipasi yang luas bagi seluruh pemangku kepentingan, termasuk pelaku UMKM.

Sebagai akademisi di bidang perencanaan wilayah dan kota, Sri Sutarni juga menyampaikan sejumlah catatan penting dalam forum tersebut.

Berita Terkait:  Miras, Narkoba, LGBT, Terorisme, Kekerasan, Hoaks dan Radikalisme, Ismail Madjid: Musuh Kita Bersama

Salah satu isu yang menurutnya perlu menjadi perhatian serius pemerintah adalah peningkatan jumlah dan kualitas ruang terbuka hijau di Kota Gorontalo.

Ia menjelaskan, ruang terbuka hijau memiliki fungsi strategis, tidak hanya sebagai elemen estetika kota,

Berita Terkait:  Street Food Jilid III Siap Ramaikan Kampung Cina, Hadirkan Wisata Kuliner Bernuansa Tionghoa

tetapi juga berperan dalam menjaga keseimbangan lingkungan.

“Ruang terbuka hijau sangat penting untuk menambah daerah resapan air sehingga dapat mengurangi risiko banjir, sekaligus meningkatkan kualitas udara. Karena itu, kami mendorong adanya peningkatan baik dari sisi jumlah maupun kualitasnya,” tutup Sri Sutarni.

Berita Terkait:  98 Persen Warga Tercover BPJS, Adhan: Kesehatan Tak Boleh Diremehkan

FKP RKPD 2027 diharapkan menjadi fondasi perencanaan pembangunan Kota Gorontalo yang lebih partisipatif, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan nyata masyarakat.(Adv)