Edukasi

FSB UNG Siap Sambut Maba 2025, Targetkan 390 Mahasiswa dengan Kurikulum Berbasis Kampus Berdampak

×

FSB UNG Siap Sambut Maba 2025, Targetkan 390 Mahasiswa dengan Kurikulum Berbasis Kampus Berdampak

Sebarkan artikel ini
FSB UNG Siap Sambut Maba 2025, Targetkan 390 Mahasiswa dengan Kurikulum Berbasis Kampus Berdampak
Fakultas Sastra dan Budaya Universitas Negeri Gorontalo. (Foto: Fitra/mg Gorontalo Post)

Hargo.co.id, GORONTALO – Fakultas Sastra dan Budaya (FSB) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menyatakan kesiapan penuh dalam menyambut mahasiswa baru (Maba) tahun akademik 2025/2026.

Berita Terkait:  Workshop Kewirausahaan Diharapkan Bisa Ciptakan Mahasiswa Berjiwa Entrepreneur

Hal ini disampaikan oleh Dr. Salam, S.Pd., M.Pd., selaku Wakil Dekan Bidang Akademik FSB UNG dalam podcast Ruang Temu.

Tahun ini, FSB UNG menargetkan penerimaan 390 Maba, dengan rincian 140 orang untuk Program Studi Bahasa Indonesia, 200 orang untuk Program Studi Bahasa Inggris, dan 50 orang untuk Program Studi Seni Drama, Tari, dan Musik (Sendratasik).

Berita Terkait:  Tingkatkan Ilmu Tentang Jurnalis, 22 Mahasiswa FSB UNG Pra Magang di Gorontalo Post

“Menurut saya tidak ada yang berat, karena ini bukan pertama kali kami menyambut mahasiswa baru. Semua pekerjaan dilaksanakan secara tim, baik di tingkat fakultas, prodi, maupun organisasi kemahasiswaan,” jelas Dr. Salam.

Guna mendukung pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman, FSB UNG telah menyesuaikan kurikulum dengan Permen No. 53 Tahun 2023. Kurikulum ini tidak hanya fokus pada capaian akademik, tetapi juga mendorong pengembangan kompetensi kerja dan kontribusi sosial lulusan.

Berita Terkait:  Mahasiswa KKN UNG Diharap Jaga Nama Baik Almamater

“Kalau sebelumnya kita menggunakan paradigma Kampus Merdeka, tahun ini kita mulai mengembangkan paradigma Kampus Berdampak,” ungkapnya.

Untuk menyambut para Maba, FSB UNG telah membentuk tim penyambutan dan panitia kegiatan

Berita Terkait:  Partisipasi Mahasiswa UNG di Kegiatan Nasional Terus Meningkat

Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) yang direncanakan berlangsung pada bulan Agustus 2025. Kegiatan ini akan melibatkan kolaborasi antara fakultas, prodi, dan organisasi kemahasiswaan.

FSB UNG juga menyiapkan mata kuliah pilihan dan penguatan kompetensi lintas bidang,

Berita Terkait:  Angkat Geografi Pariwisata Berbasis Kearifan Lokal, Sunarty Eraku Resmi Sandang Gelar Guru Besar UNG

seperti jurnalistik, penyuntingan, pengajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), dan keterampilan lainnya.

“Di Prodi Bahasa Indonesia, selain core-nya sebagai pendidik, juga disiapkan kompetensi sebagai jurnalis, editor, penyunting, pengajar BIPA, dan lainnya,” tambah Dr. Salam.

Berita Terkait:  Dekan FSB UNG Berharap Rumusan Raker Bisa Dijalankan dengan Baik

Sebagai informasi, FSB dulunya bernama Fakultas Bahasa dan Seni, dan kini menjadi Fakultas Sastra dan Budaya untuk mengakomodasi Program Studi D3 Pariwisata.

Keunggulan utama fakultas ini terletak pada pengembangan budaya berbasis kawasan, khususnya kawasan Teluk Tomini,

Berita Terkait:  Safna Rusdi Sukses Bawa Pulang Juara I Lomba Kaligrafi di MTQ Tingkat Universitas

yang menjadi landasan dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi di setiap program studi. (Mg-08)