Gorontalo

Gorontalo Siap Jadi Tuan Rumah PENAS Petani Nelayan XVII Tahun 2026

×

Gorontalo Siap Jadi Tuan Rumah PENAS Petani Nelayan XVII Tahun 2026

Share this article
Gorontalo Siap Jadi Tuan Rumah PENAS Petani Nelayan XVII Tahun 2026
Suasana rapat perdana persiapan kegiatan Penas Petani Nelayan XVII yang dipimpin Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail di aula rumah jabatan gubernur, Senin (3/11/2025).

Hargo.co.id, GORONTALO – Provinsi Gorontalo kembali dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan berskala nasional.

Berita Terkait:  Pemprov Luncurkan Portal PENTAGON, Dorong Tata Kelola Data Terintegrasi dan Transparan

Kali ini, daerah yang dikenal dengan julukan Serambi Madinah itu akan menjadi lokasi pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan ke-XVII, ajang silaturahmi dan berbagi pengetahuan bagi petani serta nelayan dari seluruh Indonesia.

Penunjukan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Gorontalo, mengingat PENAS merupakan pertemuan besar yang mempertemukan pelaku utama sektor pertanian dan perikanan dengan pemerintah, akademisi, hingga pelaku usaha.

Berita Terkait:  Penjagub Luncurkan Gorontalo Half Marathon 2024

Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail memimpin rapat perdana persiapan kegiatan tersebut di aula rumah jabatan gubernur, Senin (3/11/2025).

Dalam rapat itu, Gubernur Gusnar Ismail mengukuhkan Kepala Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo, Muljady D. Mario, sebagai Ketua Panitia PENAS Petani Nelayan XVII.

Berita Terkait:  Hadiri Harganas ke- 30, Ketua TP-PKK Provinsi Gorontalo: Fokus Penurunan Stunting

“Segera bentuk susunan panitia lengkap. Jangan tunggu lama, karena waktu persiapan kita tidak panjang. Kegiatan berskala nasional seperti ini harus disiapkan secara maksimal,” tegas Gusnar Ismail di hadapan jajaran OPD dan panitia inti.

Sementara itu, Muljady menjelaskan bahwa PENAS XVII akan digelar pada 20–25 Juni 2026 di GOR David Tony Limboto, Kabupaten Gorontalo, dan diperkirakan akan diikuti sekitar 30 ribu peserta dari seluruh Indonesia.
Berita Terkait:  Tata Arsip Lima OPD, Dinas Arpus Provinsi Gorontalo Terjunkan 13 Petugas

Menurutnya, 70 persen peserta merupakan petani, nelayan, serta pengurus organisasi tani seperti Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA).

Sisanya adalah peserta pendamping dan peninjau dari unsur pemerintah daerah dan lembaga pendukung sektor pangan.

Berita Terkait:  Naik Nyaris 6 Persen, UMP Gorontalo Tahun 2026 jadi Rp. 3,4 Juta

Kegiatan nasional ini akan mengusung tema “Transformasi Teknologi Dalam Mendukung Swasembada Pangan Nasional.”

Rangkaian acaranya mencakup temu petani dan mitra ASEAN, temu sukses petani dan penyuluh, pameran pembangunan pertanian dan perikanan, hingga gelar teknologi dan temu wirausaha petani-nelayan.

Berita Terkait:  Danial Ibrahim Terpilih Sebagai Ketua Umum IKA HPMIG Makassar Periode 2025-2030

Selain kegiatan teknis, peserta juga akan diajak mengikuti studi banding, widya wisata,

serta pagelaran seni budaya dan Festival Gita Nusantara, yang menjadi ruang promosi budaya lokal Gorontalo.

Berita Terkait:  Prof Sukirman: TPA Regional Sudah Capai Ambang Batas

Menutup arahannya, Gubernur Gusnar Ismail meminta seluruh jajaran panitia untuk memastikan kesiapan lokasi kegiatan, termasuk area UMKM dan homestay bagi peserta.

“Kita dorong bentor menjadi alat transportasi utama selama kegiatan berlangsung. Ini bukan hanya soal mobilitas, tapi juga cara mengangkat ekonomi masyarakat lokal,” ujarnya.(Alw) 

Berita Terkait:  Soal Nasib 329 Guru Non Database, Pemprov Sudah Berjuang dengan Beragam Cara