Gorontalo

Gorontalo Tancap Gas, Ekonomi Triwulan I Cetak Rekor Baru

×

Gorontalo Tancap Gas, Ekonomi Triwulan I Cetak Rekor Baru

Share this article
Gorontalo Tancap Gas, Ekonomi Triwulan I Cetak Rekor Baru
Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail dan Wagub Idah Syahidah Rusli Habibie.

Hargo.co.id, GORONTALO – Pertumbuhan ekonomi Provinsi Gorontalo pada triwulan I tahun 2026 mencatat lonjakan signifikan.

Berita Terkait:  Lepas Kloter 28, Gubernur Minta JCH Doakan Embarkasi Haji Penuh Terwujud

Berdasarkan rilis terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Gorontalo tumbuh hingga 7,68 persen, tertinggi dalam lima tahun terakhir setelah sebelumnya bergerak di kisaran 4 hingga 5 persen.

Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, menyebut capaian tersebut sebagai sinyal positif bahwa arah pembangunan daerah mulai menunjukkan hasil yang kuat dan menjanjikan.

Berita Terkait:  Warga Mengaku Senang Dilayani Wagub saat Belanja di Pasar Murah Pemprov

“Alhamdulillah, pertumbuhan ekonomi Gorontalo pada triwulan I 2026 mencapai 7,68 persen. Ini tentu menjadi kabar baik dan patut kita syukuri bersama,” ujar Gubernur Gusnar Ismail, Kamis (7/5/2026).

Menurut data BPS, sektor pertanian, perdagangan, dan konstruksi masih menjadi penopang utama ekonomi daerah.

Berita Terkait:  Pemeriksaan Kesehatan Gratis Dimulai, Pj Gubernur Optimis Bisa Berjalan Baik

Sementara itu, ekspor tercatat memberi kontribusi besar terhadap sumber pertumbuhan ekonomi Gorontalo pada awal tahun ini.

Selain itu, hampir seluruh lapangan usaha mengalami peningkatan positif.

Berita Terkait:  Dinas Arpus Provinsi Gorontalo Matangkan Agenda Literasi 2026

Pertumbuhan paling mencolok terjadi pada sektor pertambangan dan penggalian, industri pengolahan, serta transportasi dan pergudangan.

Gubernur Gusnar Ismail menegaskan, tingginya pertumbuhan ekonomi tersebut membuktikan bahwa keterbatasan anggaran daerah bukan menjadi hambatan untuk mendorong kemajuan.

Berita Terkait:  Buka Latsar Satpol PP Angkatan I, Wagub Idah Tekankan Hal Ini

“APBD kita memang tidak besar, hanya sekitar Rp1,5 triliun. Tapi dengan kolaborasi, fokus pembangunan, dan kerja bersama seluruh pihak, Gorontalo tetap mampu tumbuh dan berkembang,” tambahnya.

Pemerintah Provinsi Gorontalo optimistis tren pertumbuhan ekonomi akan terus berlanjut pada triwulan berikutnya.

Berita Terkait:  Slamet Bakri Tekankan Pentingnya Inovasi

Sejumlah program nasional dan daerah diyakini akan semakin menggerakkan ekonomi masyarakat, mulai dari penguatan sektor pertambangan hingga pengembangan ekosistem pangan dalam program makan bergizi gratis (MBG).

Tak hanya itu, program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih juga diproyeksikan memberi dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat di tingkat bawah.

Berita Terkait:  BPH Migas dan Pemprov Gorontalo Sosialisasikan Aplikasi X-STAR

Dorongan ekonomi Gorontalo juga diperkirakan semakin kuat menjelang pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII yang akan berlangsung pada 20–25 Juni 2026.

Agenda nasional tersebut diprediksi menghadirkan sekitar 30 ribu peserta yang terdiri dari petani, nelayan, pelaku usaha,

Berita Terkait:  Gorontalo Bakal Miliki Gudang Dryer dan Pabrik Pakan Ternak

hingga perwakilan pemerintah pusat dan daerah.(Rls)