Gorontalo

Gubernur Gusnar Ajak Warga Investasi Akhirat Lewat Donasi Pembangunan GIC

×

Gubernur Gusnar Ajak Warga Investasi Akhirat Lewat Donasi Pembangunan GIC

Share this article
Gubernur Gusnar Ajak Warga Investasi Akhirat Lewat Donasi Pembangunan GIC
Usai salat Jumat, Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail didaulat untuk memberikan sambutan maupun arahan kepada jamaah Masjid Arrayyan, Kelurahan Wumialo, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo.

Hargo.co.id, GORONTALO – Kedatangan Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail di Masjid Arrayyan, Kelurahan Wumialo, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo, mendapat sambutan hangat warga dan jamaah yang akan melaksanakan Jumat.

Berita Terkait:  Serap Jagung Petani di Harga Rp. 5.500 Per Kilogram, Permintaan Gusnar ke Bulog

Bahkan saat tiba, orang nomor satu itu, langsung dikerumuni jamaah. Ada yang jabatan tangan, ada juga yang sekadar foto.

Gusnar Ismail langsung mengapresiasi saat melihat banyaknya makanan dan minuman sudah tersedia disiapkan untuk para jamaah salat Jum’at.

Berita Terkait:  Kunjungi Kemen ESDM, Gusnar Desak Percepatan Penyelesaian Dokumen Pengelolaan WPR

Pada kesempatan itu, Gubernur Gusnar Ismail menyampaikan bahwa kehadirannya di Masjid Arrayyan merupakan rutinitasnya untuk lebih dekat dengan masyarakat, bisa menyampaikan langsung program pemerintah dan menyerap aspirasi masyarakat.

Gusnar Ismail juga mengungkapkan bahwa sejak SMPP (SMA) dulu, Mesjid ini tempat belajar untuk berceramah sembari menyebut satu per satu nama teman-temannya sejak SMPP.

Berita Terkait:  Peringkat 6 Implementasi KMP, Menkop Budi Arie Apresiasi Kemajuan Gorontalo

Ia pun tak lupa menyampaikan program-program Presiden Prabowo Subianto di Gorontalo, terbaru soal hilirisasi ayam terpadu bernilai Rp. 1,4 Triliun tahun ini.

Tak lupa dirinya mengajak para jemaah agar melakukan investasi ‘akhirat’ dengan cara mendukung pembangunan Mesjid Raya atau biasa disebut Gorontalo Islamic Center (GIC) yang peletakan batu pertamanya sudah dimulai pada bulan Desember 2025. (Rls) 

Berita Terkait:  Tahun Depan, Indeks Desa Jadi Dasar Perencanaan Pembangunan