Gorontalo

Gubernur Gusnar Dinilai Paling Gigih Dorong IAIN Jadi UIN

×

Gubernur Gusnar Dinilai Paling Gigih Dorong IAIN Jadi UIN

Share this article
Gubernur Gusnar Dinilai Paling Gigih Dorong IAIN Jadi UIN
Suasana buka puasa bersama yang digelar HMI, KAHMI, dan FORHATI, Ahad (9/3/2026).

Hargo.co.id, GORONTALO – Upaya peningkatan status IAIN Sultan Amai Gorontalo menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) kembali menjadi sorotan dalam acara buka puasa bersama keluarga besar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), dan Forum Alumni HMI-Wati (FORHATI) yang digelar di Graha KAHMI, Ahad (9/3/2026).

Berita Terkait:  Lanjutkan Program UMKM, Gusnar-Idah Tunaikan Janji saat Kampanye

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah tokoh daerah, di antaranya Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, Bupati Gorontalo Utara Thoriq Modanggu, mantan Wali Kota Gorontalo Marten Taha, mantan Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo, serta Wakil Bupati Boalemo Lahmudin Hambali.

Dalam sambutannya, Gusnar Ismail menyinggung karakter kader HMI yang menurutnya memiliki pola pikir visioner dan berorientasi pada karya nyata.

Berita Terkait:  Wagub Idah Bawa Pasar Murah Bersubsidi ke Biluhu, 1.000 Warga Terbantu

Ia mengatakan, karakter tersebut sering menjadi “tanda pengenal” di antara sesama alumni,

sehingga meski belum saling mengenal sebelumnya, mereka tetap merasa memiliki kedekatan.

Berita Terkait:  Target Rekam KTP di Provinsi Gorontalo Hingga Desember 2024, Kabgor Paling Sedikit

Sementara itu, Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Ahmad Faisal, mengungkapkan bahwa

dukungan pemerintah daerah sangat penting dalam proses peningkatan status kampus menjadi UIN.

Berita Terkait:  Penjagub Tinjau Posko Korban Longsor Suwawa Timur

Menurutnya, dari sejumlah kepala daerah yang terlibat dalam proses tersebut,

Gusnar Ismail merupakan sosok yang paling aktif mendorong percepatan perubahan status itu, terutama dalam komunikasi dengan pemerintah pusat,

Berita Terkait:  Wagub Idah Siap Ambil Bagian di GHM 2025 Sebagai Peserta

termasuk di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

“Pak Gusnar Ismail adalah salah satu tokoh yang paling gigih memperjuangkan perubahan status ini,” ujar Ahmad Faisal di hadapan ratusan kader dan alumni.

Berita Terkait:  Pengangkatan Riris Ismail Sebagai Komisaris BSG Disebut Keputusan Kolektif

Ia menilai dukungan tersebut bukan sekadar simbolis, melainkan bentuk komitmen terhadap penguatan sumber daya manusia di Gorontalo.

Transformasi IAIN menjadi UIN diharapkan dapat memperluas pengembangan pendidikan, riset, serta kontribusi perguruan tinggi Islam bagi pembangunan daerah.(Rls) 

Berita Terkait:  Pembentukan Kopdes Merah Putih Capai 100 Persen, Mendes PDT Apresiasi Gubernur Gusnar