Gorontalo

Hilirisasi Jadi Andalan Gusnar Tekan Kemiskinan

×

Hilirisasi Jadi Andalan Gusnar Tekan Kemiskinan

Share this article
Hilirisasi Jadi Andalan Gusnar Tekan Kemiskinan
Gubenur Gorontalo, Gusnar Ismail, saat membuka secara resmi peringatan Hari Pangan Sedunia di Balai Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP), Manado, Sulawesi Utara, Selasa (6/10/2026).

Hargo.co.id, SULUT – Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail menegaskan hilirisasi sektor pertanian menjadi salah satu strategi utama pemerintah daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menekan angka kemiskinan.

Berita Terkait:  Presentase Perekaman e-KTP di Gorontalo Sudah Diatas 98 persen

Hal itu disampaikan Gubenur Gusnar saat membuka secara resmi peringatan Hari Pangan Sedunia di Balai Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP), Manado, Sulawesi Utara, Selasa (6/10/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Gusnar mengungkap sejumlah program hilirisasi pertanian yang tengah disiapkan Pemerintah Provinsi Gorontalo. Salah satunya pengembangan komoditas kelapa melalui kerja sama dengan Kementerian Pertanian.

Berita Terkait:  Pekerja Informal Dominasi Angkatan Kerja Gorontalo, Gusnar: Harus Dilindungi

Gusnar menyebut, Pemprov Gorontalo telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Menteri Pertanian terkait program hilirisasi pertanian.

Program tersebut mencakup pengembangan 10.000 hektare tanaman kelapa, dengan bibit yang telah disalurkan kepada masyarakat.

Berita Terkait:  Lukisan Sejarah Idah Syahidah dan Prabowo Subianto di Gorontalo

“Balitka sudah menjadi spirit kita semua. Saya ingin menyampaikan bahwa kami di Gorontalo sudah melakukan penandatanganan MoU dengan Menteri Pertanian soal hilirisasi pertanian dengan alokasi 10.000 hektare bibit kelapa yang sudah disebarkan ke masyarakat,” kata Gusnar Ismail.

Menurutnya, program hilirisasi tidak bisa dilihat sebagai program jangka pendek. Dampak ekonominya diproyeksikan mulai dirasakan masyarakat dalam tiga hingga lima tahun ke depan.

Berita Terkait:  Dukcapil Provinsi Gorontalo Gelar Rakor dengan Kabupaten dan Kota

Selain komoditas kelapa, Pemprov Gorontalo juga tengah menyiapkan pengembangan hilirisasi ayam secara terintegrasi.

Program tersebut akan dijalankan melalui kerja sama dengan Danantara dengan nilai investasi mencapai Rp1,2 triliun.

Berita Terkait:  Kolaborasi Pemprov dan Pemkab Boalemo Berbuah Dana BNPB Rp97 Miliar untuk Infrastruktur Rusak

Gusnar optimistis, jika seluruh program hilirisasi dapat dikelola secara baik dan berkelanjutan, sektor pertanian dan peternakan akan menjadi penggerak ekonomi baru di Gorontalo.

Ia bahkan meyakini hilirisasi dapat menjadi salah satu instrumen penting dalam upaya pemerintah mengurangi kemiskinan.

Berita Terkait:  Kadis Dukcapil PMD Provinsi Gorontalo Apresiasi Program Motabi Kambungu

“Kalau program hilirisasi dibadani dengan baik, saya yakin pengentasan kemiskinan bisa kita atasi, ditambah dengan hilirisasi kelapa,” tegasnya.

Gubernur Gusnar menilai pengembangan komoditas dari sektor hulu hingga menghasilkan produk bernilai tambah akan membuka lebih banyak peluang ekonomi bagi masyarakat.

Berita Terkait:  Mekanisme Perdagangan Jagung Jadi Perhatian Gubernur Gusnar

Dengan demikian, manfaat pembangunan tidak hanya berhenti pada produksi bahan mentah, tetapi juga menciptakan aktivitas usaha dan lapangan kerja baru.

Peringatan Hari Pangan Sedunia di Manado sekaligus menjadi momentum bagi pemerintah untuk memperkuat kolaborasi

Berita Terkait:  10 Pelaku Parekraf Terima Penghargaan Pemprov

dalam membangun ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian.(Rls)