Idris Mulai Gerah Dengan Sikap Zainuddin

×

Idris Mulai Gerah Dengan Sikap Zainuddin

Sebarkan artikel ini
Idris Rahim

Hargo.co.id GORONTALO – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Gorontalo, Idris Rahim, rupanya mulai gerah dengan manuver Ketua DPP PAN, Zainudin Hasan, yang mengklaim akan mendapatkan rekomendasi Calon Gubernur (Cagub) dari DPP.

Rabu (27/7), Idris Rahim, menggelar rapat dengan pengurus DPW untuk memberi klarifikasi kabar bahwa Zainudin Hasan telah mendapatkan rekomendasi DPP yang belakangan ini makin santer.

“Sampai saat ini rekomendasi tersebut belum ada di DPW,” tegas Idris Rahim. Ia mengatakan, tim pilkada yang dibentuk oleh DPW PAN masih bekerja, dan belum memutuskan siapa calon yang akan diusulkan ke DPP.

Sehingga semua calon yang mendaftar di PAN masih punya peluang untuk mendapatkan rekomendasi partai. Apalagi, masih ada beberapa tahapan yang harus dilalui, salah satunya adalah penyampaian visi misi.

Bahkan, dihadapan pengurus DPW, Idris mengatakan, meskipun dia tidak mendapatkan rekomendasi dari PAN, posisinya untuk ikut Pilkada sudah aman. Karena DPP Golkar sudah mengeluarkan SK-nya untuk berpasangan dengan Ketua DPD I Golkar Gorontalo yang juga Gubernur Rusli Habibie, dengan nama paket Nyata Karya Rusli – Idris (NKRI) jilid II.

“Posisi saya untuk ikut Pilkada juga sudah aman. Untuk rekomendasi PAN mari kita tunggu prosesnya,” kata Idris Rahim.  Pernyataan dari Idris Rahim tersebut juga mendapatkan reaksi dari para peserta rapat.

Salah satunya adalah anggota Majelis Pertimbangan Partai Wilayah (MPPW) PAN Gorontalo, Abdullah Karim, yang mengatakan bahwa hanya di PAN yang dua kadernya bertarung di Pilgub yakni ketua DPW PAN Idris Rahim dan salah satu ketua DPP PAN Zainudin Hasan. Akan tetapi, senior PAN Gorontalo ini menegaskan belum ada rekomendasi dari DPP PAN, karena mekanismenya masih berada di DPW.

“Jangankan Zainudin yang ditetapkan, pak Idris Rahim pun ditetapkan hari ini oleh DPP, saya akan pertanyakan. Karena khusus untuk Pilgub sekarang ini masih berproses di DPW, dan ada tahapan-tahapan yang masih akan dilalui,” ungkap Abdullah Karim.

Untuk itu, ia menghimbau kepada seluruh kader PAN untuk tetap bersatu dan menjaga partai, serta membesarkan partai. “Kalau sudah ditetapkan salah satunya, maka yang satunya harus legowo,” pungkasnya.(wan/hargo)