Hargo.co.id, GORONTALO – Gerindra bakal menjadi partai papan atas di Gorontalo. Betapa tidak, partai politik (Parpol) besutan Prabowo Subianto ini, punya daya tarik sendiri pasca pesta demokrasi pada tahun 2024 kemarin.

Tak heran jika sejumlah tokoh intelektual di Gorontalo berbondong-bondong ke Gerindra. Bahkan, tak sedikit dari mereka akan masuk ke jajaran struktur pengurus, seperti Adhan Dambea, Nurmin K. Martam, Novaliastuti Masiaga, Yusuf Giasi, Bilyarto Lahay, Nixon Ahmad, Roni Sampir, Adi Pala, Ramli Djafar, I Gede Dewa Widiana, Sukiman Kadir dan lain sebagainya.
Mereka tercatat pada surat usulan anggota DPR RI untuk struktur baru Gerindra di tingkat Provinsi Gorontalo maupun tingkat kabupaten dan kota se-Gorontalo. Beberapa diantara mereka justru menjadi Ketua Dewan Penasehat.

Juru bicara Gerindra Gorontalo, Wahidin Ishak ketika dikonfirmasi tak membantah hal tersebut. Dia menyebut, masuknya para tokoh praktisi dan teorisi politik ke Gerindra tak lepas dari Ketua Gerindra yang intelektual.
“Mungkin karena Ketua Gerindra cukup pintar maka para intelektual banyak yang ke Gerindra. Wajar…kan circle-nya,” kata Wahidin.
Menurutnya, hal ini menandakan bahwa Gerindra dianggap sebagai partai yang sangat rasional.
“Kami jadi ikut senang dengan pertanda itu,” kata Wahidin, sembari menambahkan, dalam demokrasi tidak penting dirimu pintar atau bodoh, semuanya sama rata.
“Ukurannya pada berapa banyak orang yang mendukung dirimu. Oleh karena itu, partai Gerindra fokus pada pemenangan Pemilu 2029,” tutup Wahidin.(Rls)