Kab. Bone Bolango

Ishak Ntoma: Netralitas ASN saat Pemilu Harga Mati

×

Ishak Ntoma: Netralitas ASN saat Pemilu Harga Mati

Sebarkan artikel ini
Netralitas ASN
Sekda Bone Bolango, Ishak Ntoma ketika menandatangani deklarasi damai pengawasan tahapan kampanye.

Hargo.co.id, GORONTALO – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bone Bolango, Ishak Ntoma dengan tegas mengatakan, netralitas aparatur sipil negara (ASN) saat Pemilu harga mati.

Berita Terkait:  Sekolah RAIS Dinilai Mampu Kembangkan Potensi Siswa

“Tentu kita berkomitmen bahwa netralitas ASN harga mati,” tegas Ishoma, panggilan akrab Sekda Ishak Ntoma saat diwawancarai usai menghadiri apel siaga dan deklarasi damai pengawasan tahapan kampanye Pemilu 2024, di halaman Kantor Bawaslu Bone Bolango, Selasa (21/11/2023).

Dikemukakannya, kalau ada ASN yang tidak netral, akan ditindaki oleh pihaknya sesuai dengan aturan yang berlaku. Penindakan, Sekda Ishak bilang, dilakukan secara berjenjang.

Berita Terkait:  Merlan Optimis Ekonomi Tahun 2024 Tembus Angka 4,77 Persen

“Nanti akan ada pemeriksaan. Pemeriksaannya bisa langsung oleh Bawaslu, bisa juga oleh pemerintah daerah dalam hal ini kita ada tim yang penegakan disiplin pemerintah daerah,” ungkap Sekda.

Sementara terkait deklarasi damai pengawasan tahapan kampanye, kata Ishak, akan ditindak lanjuti pihaknya di kalangan ASN Bone Bolango. Kata dia, pihaknya akan melaksanakan deklarasi seluruh ASN sampai di tingkat desa dan kecamatan untuk menjaga netralitas ASN.

Berita Terkait:  Ini Penyampaian Bupati Merlan saat Pimpin Apel KORPRI

Sekaligus juga, tambah dia, untuk mensosialisasikan secara masif secara struktur kepada seluruh ASN

untuk tidak melakukan hal-hal yang dilarang di dalam peraturan yang berhubungan dengan Pilpres dan Pileg itu sendiri.

Termasuk berpose atau bergaya dengan simbol-simbol, dan berfoto dengan para calon.

“Mudah-mudahan teman-teman seluruh ASN di Bone Bolango ini, bisa menjaga netralitas itu dan mengedepankan profesionalitas ASN,” pungkasnya.(*) 

Berita Terkait:  Maksimalkan Fungsi Bidan Desa dalam Menangani Stunting

Penulis: Rendi Wardani Fathan