Istimewa, Menpar Launching Tour de Banyuwangi Ijen 2016

×

Istimewa, Menpar Launching Tour de Banyuwangi Ijen 2016

Sebarkan artikel ini
Tour de Banyuwangi-Ijen 2016

“Tidak jauh kok. Hanya tiga kilometer. Cuma tanjakannya 45 derajad saja,” kelakar Arief. Alas Purwo juga bagus, ada banteng, ada savana, padang rumput luas, dan binatang kitu bisa dilihat dalam jarak dekat. Pantai Plengkung juga menjadi salah satu lokasi surfing terbaik di dunia. “Semua sudah di-acknowledge oleh dunia internasional. Jadi masuk akal untuk dipromosikan ke seluruh dunia,” kata dia.

Pujian duo Banyuwangi itu ibarat baru chapter satu dari ratusan charper yang harus dibaca. Kota yang dalam cerita dikenal sebagai Blambangan itu sudah lengkap memenuhi syarat 3A, Atraksi, Akses, dan Amenitas.

Atraksinya bagus-bagus, baik alam, budaya, maupun events yang dikemas dalam 53 kalender event. Aksesnya, sudah punya bandara dengan panjang 2500 meter dan lebar 30 meter. Tinggal penebalan dan pelebaran menjadi 45 meter. Amenitasnya juga sudah mendukung. “Satu lagi, Banyuwangi punya 3A Plus CEO Commitment! Bupati Azwar Anas sangat commited di pariwisata! Itu kunci suksesnya,” jelas Arief Yahya.

Wajah Bupati Azwar Anas yang cool, murah senyum, dan supel itu pun seolah-olah berubah dengan tokoh yang diperankan Ben Affleck Batman, dalam film yang sedang heboh Batman v Superman: Dawn of Justice and Suicide Squad. Hanya modulasi suaranya saja yang kurang bariton seperti Ben. “International Tour de Banyuwangi Ijen 2016 ini momentum untuk banyak hal bagi kami,” aku Azwar Anas.

Ini salah satu event internasional terbesar yang melibatkan semua pihak, termasuk masyarakat, aparat, pegawai negeri, lurah, kepala desa, kepala dusun, linmas, dan lainnya. Dia konsolidasi atas semua potensi Banyuwangi, dari budaya, alam, infrastruktur sampai disiplin aparatnya di bawah. “Banyuwangi akan terlatih untuk tepat waktu, dan menjaga bukan hanya orang menyeberang, tetapi kambing menyeberang pun harus dijaga,” ujar dia.

Dulu, sejarah hebat Tour de France, dimulai dari jalan-jalan kecil di perkampungan, kini sudah melintas antarnegara. Sama halnya dengan ITdBI, diawali dari kampung ke kampung, kelak bisa lintas provinsi lintas pulau. “Dulu Bung Karno membangun olahraga, dengan menjadi tuan rumah Ganefo dan Asian Games, venues baru dibuat, untuk membangun diplomasi, kepercayaan diri dan kebanggaan bangsa,” kata Azwar.