Jatah Casis Bintara SPN Batudaa Ditambah 

×

Jatah Casis Bintara SPN Batudaa Ditambah 

Sebarkan artikel ini
PERDANA - Para calon Bintara melakukan yel-yel disela upacara Diktukba di SPN Batudaa, (7/8). Sebanyak 203 siswa merupakan angkatan pertama SPN Batudaa. (foto : pemprov)

Hargo.co.id, GORONTALO – Sekolah Polisi Negara (SPN) Batudaa, Polda Gorontalo tidak saja menyita perhatian Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, tapi juga membuat iri sejumlah Polda. Hal itu karena Kapolri salut dengan terobosan Gorontalo, yang urunan membangun SPN. Sebagai bentuk apresiasi, Kapolri menambah jatah calon siswa (Casis) Bintara Polri di SPN Batudaa.

“SPN ini menjadi kebanggaan kita bersama. Bapak Kapolri dalam berbagai kesempatan selalu menyebut kalo ingin membangun SPN tirulah Gorontalo. SPN ini memiliki fasilitas yang lengkap, areal yang luas. Ini mendekati yang sangat mewah,”ujar Waka Lemdikpol Polri Irjen Pol Sigit Sudarmanto, usai memimpin upacara Diktukba Polri 2018 di SPN Batudaa, Selasa (7/8), SPN Batudaa, kemarin secara resmi memulai pendidikan pembentukan Bintara Polri.

Menurut Irjen Pol Sigit, Kapolri menambah jumlah kouta calon Bintara Polri SPN Batudaa, yang awalnya hanya 120 ditambah menjadi 200 orang, bahkan yang saat ini mengikuti pendidikan sebanyak 203 siswa.

“Mestinya 120 tapi ini dapat bonus (dari Kapolri) jadi 203 orang. Ini tentu saja membuat ‘iri’ Polda-Polda yang lain. Inilah salah satu contoh ungkapan terima kasih dari bapak Kapolri,” ujarnya.

Sigit menyebut sudah ada lima Polda yang datang untuk ‘berguru’ ke Polda Gorontalo, tentang bagaimana membangun SPN yang baik. Terlebih sekolah tersebut pembangunannya melibatkan bantuan dana dari pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, swasta dan masyarakat.

Sementara itu, Kapolda Gorontalo Brigjenpol Rachmad Fudail sedikit berbagai kiat sukses membangun SPN melalui dana swadaya. Ia menyebut kerjasama, sinergitas dan kebersamaan semua pihak menjadi kuncinya.

“Kerjasama dan sinergitas yang membawa kejayaan. Itu ikon kita membangun SPN. Tanpa bantuan dari bapak gubernur, para bupati, masyarakat SPN ini tidak akan terwujud. Saya hanya memfasiltiasi keinginan masyarakat yang selama 14 tahun ini tidak terealisasi,” kata Rachmad merendah.

Gubernur Rusli Habibie sendiri mengaku bangga, SPN Batudaa ternyata benar-benar terwujud. Menurutnya, membangun SPN ini seperti mimpi yang jadi kenyataan.

“Kebanggaan saya yang kedua karena putra-putra daerah sekarang bisa mewujudkan mimpinya meniti karir sebagai anggota Polri. Kalau dulu kita harus sekolah di SPN Manado, Makassar dan lainnya, tapi sekarang bisa dididik di Batudaa,” imbuhnya.

Sementara itu dari 203 siswa calon Bintara Polri yang diterima semuanya ber KTP Gorontaolo. Kabupaten Gorontalo menjadi daerah terbanyak penyumbang siswa bintara yakni 94 orang. Kota Gorontalo 38 orang, Bone Bolango 27 orang, Boalemo 16 orang, serta Pohuwato dan Gorontalo Utara masing masing 13 dan 12 orang. Mereka akan didik selama kurang lebih tujuh bulan. (tro/gp/hg)