Hargo.co.id, GORONTALO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo mulai serius menata kembali kawasan wisata pemandian Taluhu Barakati di Desa Barakati, Kecamatan Batudaa, yang selama bertahun-tahun terbengkalai.
Keseriusan itu ditunjukkan langsung oleh Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, dengan kembali meninjau lokasi tersebut pada Senin (8/6/2026).
Kunjungan tersebut merupakan yang kedua kalinya dilakukan Bupati dalam dua pekan terakhir, setelah sebelumnya meninjau kawasan yang sama pada 1 Juni lalu. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menghidupkan kembali Taluhu Barakati sebagai destinasi wisata unggulan berbasis alam, sejarah, dan budaya.
Menurut Sofyan Puhi, Taluhu Barakati memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi salah satu ikon wisata Kabupaten Gorontalo yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
“Kawasan ini memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan sebagai destinasi unggulan yang nantinya dapat menggerakkan roda ekonomi masyarakat,” ujar Sofyan.
Ia menilai, keberadaan sumber mata air yang terus mengalir sepanjang tahun menjadi salah satu kekuatan utama kawasan tersebut. Selain itu, Taluhu Barakati juga memiliki nilai sejarah dan budaya yang masih hidup di tengah masyarakat.
“Ini adalah aset daerah yang harus kita jaga bersama. Walaupun sudah lama kurang terawat, sumber air di tempat ini tidak pernah kering. Potensi inilah yang ingin kita hidupkan kembali agar memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” katanya.
Di kalangan masyarakat Gorontalo, Taluhu Barakati bukan hanya dikenal sebagai pemandian alami. Berdasarkan cerita yang diwariskan secara turun-temurun, lokasi ini dipercaya pernah menjadi tempat pemandian para putri kerajaan pada masa lampau.
Nama Taluhu Barakati sendiri berasal dari bahasa Gorontalo, yaitu taluhu yang berarti air dan barakati yang bermakna berkah. Hingga kini, sebagian masyarakat masih meyakini air yang mengalir dari kawasan tersebut membawa kesegaran sekaligus keberkahan bagi para pengunjung.
Meski memiliki daya tarik yang kuat, kondisi kawasan wisata itu saat ini masih memerlukan banyak pembenahan.
Sejumlah fasilitas umum membutuhkan perbaikan, sementara aspek kebersihan
dan penataan lingkungan juga dinilai perlu mendapat perhatian serius agar lebih nyaman dan menarik bagi wisatawan.
Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Gorontalo akan mendorong kolaborasi antara pemerintah desa
dan organisasi perangkat daerah terkait dalam menyusun langkah penataan kawasan.
Program yang disiapkan meliputi pembenahan infrastruktur, pembersihan lingkungan, hingga penguatan promosi wisata.
“Kami berharap upaya penataan ini tidak hanya mengembalikan daya tarik Taluhu Barakati sebagai destinasi wisata,
tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat Desa Barakati dan wilayah sekitarnya,” harap Sofyan Puhi.(Adv)












