Kab. Gorontalo

Puluhan Ribu Peserta PENAS KTNA XVII bakal Serbu Gorontalo, Ekonomi Rakyat Diprediksi Menggeliat

×

Puluhan Ribu Peserta PENAS KTNA XVII bakal Serbu Gorontalo, Ekonomi Rakyat Diprediksi Menggeliat

Sebarkan artikel ini
Puluhan Ribu Peserta PENAS KTNA XVII bakal Serbu Gorontalo, Ekonomi Rakyat Diprediksi Menggeliat
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi ketika pose bersama tim Danantara usai melihat kondisi Menara Keagungan dalam rangka pelaksanaan KTNA PENAS XVII.

Hargo.co.id, GORONTALO – Pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XVII yang akan berlangsung pada 20–25 Juni 2026 di Kabupaten Gorontalo diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat.

Berita Terkait:  Kehadiran Klinik Izimut Diharap Bisa Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menegaskan bahwa ajang berskala nasional ini tidak sekadar seremoni, melainkan peluang besar bagi warga untuk meningkatkan pendapatan.

Kehadiran ribuan peserta dari berbagai daerah diyakini akan menghidupkan berbagai sektor ekonomi lokal.

Berita Terkait:  Dua Desa di Biluhu dapat Bantuan CPP

“Momentum ini harus dimanfaatkan masyarakat. Mulai dari penyedia homestay, pelaku UMKM, pedagang, hingga jasa transportasi akan merasakan dampaknya,” ujar Sofyan Puhi.

Pemerintah daerah mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah untuk menampilkan produk unggulan khas Gorontalo, baik kuliner maupun kerajinan.

Berita Terkait:  Posyandu Diharap jadi Sentra Konsultasi Layanan Kesehatan

PENAS KTNA menjadi panggung strategis untuk memperkenalkan potensi daerah kepada tamu dari seluruh Indonesia.

Lonjakan jumlah peserta diperkirakan signifikan.

Berita Terkait:  Pemkab Gorontalo Komit Wujudkan Ketahanan Pangan Berkelanjutan

Hingga saat ini, sedikitnya 32 daerah telah mendaftar dengan estimasi peserta mencapai 15 hingga 20 ribu orang, dan berpotensi meningkat hingga 30 ribu peserta.

Untuk mendukung kebutuhan akomodasi, sekitar 6.000 rumah warga telah disiapkan sebagai homestay.
Berita Terkait:  Bupati Sofyan Dorong Nelayan Bisa Beradaptasi dengan Teknologi Modern

Lokasinya tersebar di Kecamatan Limboto, Limboto Barat, Telaga, Telaga Biru, dan Telaga Jaya dalam radius sekitar tujuh kilometer dari pusat kegiatan.

“Skema homestay ini membuka peluang ekonomi langsung bagi masyarakat,” jelas Sofyan Puhi.

Berita Terkait:  113 Pemangku Adat di Kabgor Terima Honorarium dan Pakaian Khas

Di sisi lain, pemerintah daerah juga terus mempercepat kesiapan infrastruktur. Salah satu proyek yang menjadi perhatian adalah revitalisasi Menara Pakaya sebagai ikon daerah.

Proyek ini menelan anggaran sekitar Rp7,8 miliar melalui kolaborasi Pemerintah Kabupaten Gorontalo dengan pihak Danantara, dan ditargetkan rampung sebelum kegiatan dimulai.

Berita Terkait:  Terkait Stunting, Wabup Hendra Dikukuhkan Sebagai Bapak Asuh

Menurut Sofyan Puhi, keberhasilan pelaksanaan PENAS sangat ditentukan oleh kesiapan masyarakat dalam menyambut tamu.

“Kita ingin para peserta merasa nyaman selama berada di Gorontalo. Keramahan dan pelayanan masyarakat akan menjadi kesan yang dibawa pulang, dan itu berdampak jangka panjang bagi daerah,” tegasnya.

Berita Terkait:  Gaji ke-13 ASN Pemkab Gorontalo Dipastikan Cair Juni 2026

Dengan persiapan yang terus dimatangkan dan dukungan masyarakat, PENAS KTNA XVII 2026 diharapkan

tidak hanya sukses sebagai agenda nasional, tetapi juga menjadi momentum strategis

Berita Terkait:  Isi Dua Jabatan Eselon II yang Kosong, Pemkab Gorontalo Segera Gelar Job Bidding

dalam memperkuat ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan warga.(Adv)