Hargo.co.id, GORONTALO – Masyarakat yang tinggal di kawasan lingkar tambang Kecamatan Suwawa Timur, Bone Raya dan Bulawa, Kabupaten Bone Bolango, menerima sosialisasi dan audensi terkait masalah analisis mengenai dampak lingkungkan (Amdal) dari PT Gorontalo Minerals.
Sosialisasi dan konsultasi publik terkait masalah Amdal kepada masyarakat ini berkaitan dengan target produksi mineral yang akan berlangsung pada tahun 2026 mendatang.
Senior Manager, PT Gorontalo Minerals, Didik B Hatmoko, mengungkapkan,
kegiatan ini bertujuan untuk mengumpulkan data masyarakat yang berpotsi mendapatkan dampak,
baik secara negatif dan positif, dari rencana kegiatan produksi mineral bumi.
“Nantinya, data ini akan menjadi kerangka acuan Amdal, yang outputnya menjadi komintmen perushaan kepada masyarakat maupun kepada Negara terkait perencanaan dan kontruksi kegiatan Gorontalo Minerals,” kata Didik B Hatmoko.
Didik mengutarakan, rencana kegiatan produksi mineral bumi tahun 2026 mendatang, nantinya akan memberdayakan masyarakat lokal.
“Maksudnya disini, masyarakat lokal nantinya akan diberdayakan, semisalnya perekrutan karyawan,
sebagai suplayer maupun bisnis to bisnis yang bekerjasama dengan perushaan,” ungkap Didik.
Didik menegaskan, pihaknya akan mengakomodir seluruh pihak, selama tidak bertentangan dengan perundang-undangan, dan sesuai uji kompotensi.
“Sebagai unit usaha, kami juga sangat hati-hati. Tapi pada prinsipnya,
kami siap bekerjasama dengan semua pihak, selagi tidak menabrak aturan perundang-undangan,” pungkasnya.(Jun)












