Senin, 18 Oktober 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Kebutuhan Darah di Gorontalo Kurang, Gubernur Wajibkan ASN Ikuti Donor Darah

Oleh Admin Hargo , dalam Advertorial Gorontalo , pada Senin, 20 September 2021 | 11:05 AM Tag: , ,
  Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat memberikan sambutan pada peringatan momentum HUT ke-76 PMI, di Markas PMI Provinsi Gorontalo, Minggu (19/09/2021). (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menggagas kewajiban donor darah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan kerjanya. Hal tersebut dilakulan guna memenuhi kebutuhan darah yang kurang di Provinsi Gorontalo.

Hal tersebut menurut orang nomor satu di Provinsi Gorontalo itu sangatlah penting, agar setiap elemen masyarakat bergerak untuk membantu warga yang membutuhkan darah.

“Saya akan buat surat edaran agar semua ASN baik PNS maupun PTT harus mendonor. Minggu depan kita siapkan SK-nya,” kata Rusli Habibie saat usai mengikuti peringatan HUT ke-76 PMI di Markas PMI Provinsi Gorontalo, Minggu (19/09/2021).

Rusli Habibie juga mengungkapkan, kebutuhan darah di Gorontalo setiap bulan lebih kurang 1.000 kantong. Kebutuhan itu baru bisa terpenuhi maksimal 60 persen. Olehnya ia berharap peran TNI, Polri, sekolah dan perguruan tinggi untuk mendorong partisipasi anggotanya.

“Begitu juga bagi PNS yang mau naik jabatan, misalnya dari eselon III ke eselon II kita wajibkan minimal sekali sudah pernah mendonor,” ungkap Rusli Habibie.

Untuk memudahkan pemantauan donor darah, ia meminta PMI untuk meningkatkan aplikasi Sistem Informasi Donor Darah Gorontalo (SIDDGO) yang telah diluncurkan tahun 2019 lalu. Ia berharap kebutuhan darah di Gorontalo setiap hari semakin baik.(*)

Penulis: Zulkifli Polimengo

(Visited 3 times, 1 visits today)

Komentar