Hargo.co.id, GORONTALO – Pelaksanaan Kemah Bakti Gema Restorasi 2025, di Bumi Perkemahan (Buper) Bonghulawa, sukses dilaksanakan.
Kesuksesan ini merupakan simbol, bahwa Gorontalo siap menyongsong Peran Saka Nasional pada November mendatang dan siap menerima tamu nasional se Indonesia.
“Acara ini bukan sekadar perkemahan, tapi momentum awal menuju Peran Saka Nasional 2025. Dari sini, Gorontalo menyatakan siap menjadi tuan rumah,” ungkap Bupati Sofyan Puhi seusai penutupan Kemah Bakti Gema Restorasi 2025, Sabtu (23/8/2025).
Lanjut dikatakan Sofyan Puhi, Gorontalo khususnya Bumi Perkemahan Bongohulawa, bukan baru kali pertama menjadi tuan rumah dalam kegiatan perkemahan nasional, namun sudah ketiga kalinya.
Yang pertama adalah Perkemahan Wirakarya Nasional (PWN) tahun 2006 dan Perkemahan Bakti Satuan Karya Bhakti Husada tingkat nasional tahun 2011.
“Insya Allah perkemahan Peran Saka Nasional ini yang ketiga kalinya di laksanakan di Buper Bongohulawa Kecamatan Limboto Kabupaten Gorontalo,” jelas Sofyan Puhi.
Sofyan Puhi menambahkan, berdasarkan pada pengalaman tersebut, dipastikan pelaksanaan Peran Saka nasional ini pun akan semarak.
Pun begitu, Sofyan Puhi berharapkan Kabupaten Gorontalo bisa menjadi tuan rumah yang baik dan ramah bagi pendatang.
“Mari tunjukkan yang terbaik kepada para peserta perkemahan se Indonesia dalam kegiatan
Peran Saka nasional yang insya allah akan digelar awal November mendatang,” harap Bupati Sofyan Puhi.
Pada penutupan kegiatan itu sendiri, Bupati Sofyan didampingi Wakil Ketua Mabicab, Tonny Junus dan Sekretaris Mabicab Sugondo Makmur.
Dia juga turut menyaksikan rangkaian pentas seni pramuka yang ditutup dengan penyalaan api unggun.
Malam api unggun ini menutup rangkaian Kemah Bakti Gema Restorasi 2025 sekaligus
mengobarkan semangat menyambut ribuan peserta Peran Saka Nasional di Gorontalo pada November mendatang, di Bonghulawa.
Kehadiran pimpinan OPD dan tokoh pramuka memperlihatkan dukungan penuh untuk menyukseskan
agenda nasional tersebut dengan jargon “Ayo ke Gorontalo Kami Tunggu di Limboto“.(Deice)












