Hargo.co.id, JAKARTA – Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi kembali berupaya memperjuangkan dana alokasi khusus (DAK) tahun 2025 di Kementerian PUPR.
Perjuangan itu dilakukan dengan cara mendatangi langsung kantor Kementerian PUPR, baru-baru ini.
“Saya datang kembali membawa proposal lanjutan pembangunan infrastruktur yang memang sudah masuk dalam penganggaran di tahun 2025 ini, namun karena terkendala pada efisiensi anggaran, sehingga tertunda pelaksanaannya,” ungkap Sofyan Puhi.
Dikatakan Sofyan Puhi, permohonan proposal itu diharapkan bisa terakomodir demi pembangunan untuk infrastruktur jalan, kawasan pemukiman dan pembangunan lainnya.
“Semoga saja bisa terakomodir kembali dan proses pembangunan fisik baik infrastruktur dan kawasan bisa kembali berjalan,” harap Sofyan Puhi yang pada kegiatan itu, datang bersama Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail dan kepala daerah lain.
Seperti diketahui, tahun 2025 ini seluruh proyek fisik yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) peruntukan untuk pekerjaan fisik di Dinas PU yang dianggarkan sejumlah 84 Miliyar, hanya saja terkendala efisiensi anggaran berimbas pada tidak adaanya pembangunan non fisik yang anggarannya bersumber dari pemeirntah pusat.(Deice)












