Friday, 24 September 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Lagi! Si Jago Merah Hanguskan Tiga Rumah

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Wednesday, 24 January 2018 | 07:47 AM Tags: , ,
  

Gorontalo, HArgo.co.id – Kebakaran hebat terjadi di Desa Titidu, Kecamatan Kwandang, Gorontalo Utara, Selasa (23/1) sekira pukul 19.15 wita, semalam. Tak tanggung-
tanggung tiga rumah milik warga hangus terbakar akibat amukan si jago merah. Tiga  rumah tersebut masing-masing milik keluarga Zulkifli Saloewa, Ida Abdul Latif dan
keluarga Abdul Azis Djafar. Kebakaran tersebut memaksa mereka harus mengungsi ke  rumah kerabat.

Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, api berasal dari rumah Zulkifli Saloewa.  Kejadian tersebut pertama kali diketahui Indranto Suleman (28) dan Alham Lahamutu
(30) warga setempat yang juga karyawan Zulkifli Saloewa.

Mereka ketika itu berada di tempat pencucian mobil, kaget dengan kepulan asap dari  plafon rumah yang dihuni empat jiwa itu. Diduga sumber api dari hubungan arus pendek.

Keduanya pun panik dan meminta pertolongan warga lainnya, serta mencoba  memadamkan api dengan alat seadanya. Namun kondisi cuaca yang berangin membuat  api dengan cepat membesar. Tak berselang lama, api pun merembet ke rumah Ida Abdulatif dan Abdul Azis Djafar yang masing-masing dihuni dua jiwa itu.

Warga yang ada terus berupaya membantu memadamkan api, kendati sebagian warga  hanya menonton dan merekam peristiwa kebakaran itu melalui telepon seluler.

Sekira setengah jam api mulai melahap seluruh isi rumah, barulah mobil pemadam  kebakaran (Damkar) milik Pemda Gorut tiba. Dengan suara sirena yang khas, Damkar
mampu menerobos kerumunan warga yang berkumpul di lokasi kebakaran.

Saat petugas mulai mengeluarkan selang Damkar, barulah diketahui ternyata tanki  Damkar kosong. Akibatnya, Damkar tak bisa difungsikan. Warga yang ada pun langsung meluapkan kekecewaan mereka terhadap layanan  emergancy milik pemerintah itu.

Beruntung petugas kepolisian dan TNI yang berada di lokasi kebakaran, mampu  menenangkan warga, sehingga Damkar dibiarkan pulang. Api saat itu masih terus melahap seluruh isi rumah, termasuk sebuah warung yang  berada di kompleks rumah yang saling berdekatan itu.

“Padahal, pemerintah daerah baru-baru ini mendapat bantuan 7 unit kendaraan  pemadam kebakaran dari Jepang namun sama sekali tak berguna,” ketus sejumlah warga
dilokasi kebakaran. “Kami prihatin, musibah ini tidak mampu teratasi akibat tidak adanya sarana fasilitas  pemadam kebakaran yang memadai di daerah ini, menyebabkan kebakaran tidak mampu  diatasi meskipun upaya menghubungi pihak-pihak terkait sudah dilakukan,”protes warga  lainnya.

Untungnya, Dinas Sosial Gorut dan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Gorut, bersama  perusahaan dari Hutan Tanaman Industri menurunkan kendaraan tanki mereka untuk
memadamkan api. Sekira pukul 20.50 wita, api berhasil dijinakkan, kendati seluruh bagian rumah telah  ludes. “Untung ada dari Dinsos, BLH dan HTI mematikan bara api. Karena Damkar tak  bisa difungsikan,” ujar Kepala Desa Titidu Eltris Daud, kepada Gorontalo Post tadi malam.

Eltris meminta pemerintah daerah perlu mengevaluasi kinerja Dinas Satpol PP dan  Pemadan Kebakaran Gorut. “Harusnya, kendaraan Damkar itu siap siaga, dengan tanki
terisi. Jangan nanti ada kebakaran baru isi air. Musibah itu tak diduga-duga,” kesal Eltris.

Eltris juga berharap agar pemerintah daerah dapat memberikan perhatian terhadap  keluarga korban kebakaran. “Ya, tentu kami berharap ada perhatian pemerintah daerah  untuk membantu warga yang mengalami musibah ini,” harap Eltris.

Terpisah, Wakil Bupati Drs.Hi.Roni Imran yang berada di lokasi kejadian memberikan  support terhadap keluarga yang mengalami musibah. “Perlu adanya fasilitas emergency  center khusus pelayanan publik termasuk mengatasi musibah kebakaran seperti ini.

Pengelolaan pelayanan publik seperti fasilitas emergency center penting untuk gerak  cepat dalam mengatasi musibah,” ujarnya. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,
hanya saja para korban mengalami kerugian yang diprediksi cukup besar. Apalagi  seluruh harta benda mereka, ludes. (tr-56/idm)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar