Mahasiswa Dan PWI Gorontalo Gelar Workshop Pemberitaan Ramah Anak

×

Mahasiswa Dan PWI Gorontalo Gelar Workshop Pemberitaan Ramah Anak

Share this article
Kegiatan Workshop yang berlangsung di Aula Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo. (Foto: Istimewa)
Kegiatan Workshop yang berlangsung di Aula Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo. (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Mahasiswa magang jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Gorontalo (UNG) bekerjasama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) melalui program pengabdian kepada masyarakat menggelar workshop bertema Pemberitaan Ramah Anak, Jumat (14/04/2023).

Workshop yang digelar di aula Fakultas Ilmu Sosial UNG dan dibuka langsung oleh Wakil Dekan I, Fakultas Ilmu Sosial, Dr. Rahmatiah, S.Pd, M.Si., itu bertujuan untuk memperluas wawasan seluruh masyarakat, khususnya pemberitaan terhadap anak.

Selain itu dalam workshop ini, Ketua PWI Gorontalo, Fadli Poli, juga sengaja dihadirkan untuk memberikan materi sekaligus arahan dan usulan kepada Mahasiswa.

Dalam kesempatan itu, Tuti Kristiani Margono, S.Pd. M.M, selaku pembina Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Goorontalo, mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan ini, dikarenakan sudah ada kepedulian terhadap anak.

“Pada era serba modern ini, banyak terlihat begitu vulgarnya informasi pemberitaan di media massa yang seharusnya mempunyai kode etik tersendiri dan diatur dalam perundang-undangan,” kata Tuti Kristiani Margono, S.Pd. M.M.

Sementara itu, selaku Pranata Siaran Ahli Pertama sekaligus Pemateri, Dian Liputo S.IP, dalam paparannya menjelaskan terkait dengan beberapa poin adanya aturan perundang-undangan dalam tindak pidana kekerasan terhadap anak dan perempuan, perhatian publik terhadap hak anak di Provinsi Gorontalo, serta pedoman pemberitaan ramah anak.

“Jadi kegiatan yang digagas ini sangat bagus, karena kita ketahui bersama kasus-kasus yang bersangkutan dengan anak perlu mendapatkan perhatian dari PERS, kadang orang tidak menyadari bahwa ada kode etik jurnalistik dan harus dipelajari sebagai pedoman,” tutup Dian Liputo S.IP. (*)

Penulis: Angelica Cicilia L/ Mahasiswa Magang UNG
Editor: Zulkifli Polimengo