Menpar Arief Yahya Terima Tantangan Sekjen UN-WTO

×

Menpar Arief Yahya Terima Tantangan Sekjen UN-WTO

Sebarkan artikel ini
Sekjen UN-WTO – United Nation World Tourism Organization Taleb Rifai bersama Menpar Arif Yahya.

“Tapi kami mengakui, cara menghandle musibah terorisme dari sisi pariwisata yang dilakukan Pak Menpar, sangat cerdas dan cepat. Ini contoh yang bagus, jika ada peristiwa serupa di seluruh dunia, jangan sembunyi, jangan melarikan diri, dan tidak ada penjelasan yang baik.

Justru harus ada penjelasan yang masuk akal, komprehensif, dan baik,” sebut Taleb yang lagi-lagi mengapresiasi Menpar Arief Yahya.

Taleb juga meminta kepada negara-negara lain, negara tetangga, agar tidak cepat-cepat mengeluarkan “travel advice” sebelum mendengar dan melihat dengan benar, situasi yang sesungguhnya terjadi.

“Karena negara yang sedang kena musibah itu bisa tertimpa dua kali sebagai korban. Ya korban bom dan efek security yang membuat turis lari? Juga peringatan dan larang bepergian dari pemerintah ke negara yang sedang jadi korban itu?” kata Taleb Rivai.

Turis pun semakin sulit untuk traveling di negara yang sedang didera isu teroris seperti itu. Jika travel advice dan lanjut sampai travel warning, itu ibarat bencana bagi negara destinasi wisata itu.

Karena dampaknya langsung pada insurance yang akan meng-cover segala sesuatu yang disebabkan oleh urusan traveling. Asuransi tidak akan bertanggung jawab, jika negara sudah mengeluarkan “surat sakti” seperti itu.

Dia punya sindiran halus yang khas, “jangan diisolasi” negara yang sedang terkena musibah akibat ulah teroris seperti itu. Karena itu akan membuat si teroris merasa menang dan di atas angin. Jangan beri ruang gerak buat teroris. “Apa yang dilakukan Indonesia, sangat hebat! Contoh yang bagus,” ungkap Rifai Taib.