Hargo.co.id, GORONTALO – Pemerintahan Darwis-Anas (DAMAI) memasuki dua tahun ini mestinya ada program pembangunan berbasis monumental. Sehinga ini akan menjadi bukti nyata dan selalu dirasakan masyarakat di era ke tiga pemerintahan di Kabupaten Boalemo.
Merujuk dari gagasan itu, pejuang atau tim pemenangan DAMAI, Ismail Sau mengajak seluruh pimpinan OPD menunjukkan inovasinya. Tidak hanya mencari muka kepada pimpinan daerah. Apalagi hanya memperkeruh suasana pemerintahan dengan membenturkan hubungan Bupati Darwis Moridu dan Sekda Husain Etango.
Ia pun mengajak dan menantang para pimpinan OPD menunjukkan kinerja sebagai wujud pengabdian daerah. Tidak sekedar menonjolkan kepentingan pribadi. Apalagi kerap keluar daerah dan menghabiskan anggaran.
Sementara, income dari perjalanan itu hampir tidak pernah ada wujudnya bagi masyarakat dan daerah. “Boalemo punya banyak sektor-sektor ril perlu dikembangkan. Misalnya, perluasan dan pengembangan Pelabuhan Tilamuta sebagai sektor pendorong ekonomi rakyat dan ikon pembangunan daerah. Saat ini banyak kapal-kapal mulai berlabuh. Ditunjang lagi hasil komoditi pertanian dan perkebunan masyarakat untuk dipasarkan,” ucap Ismail Sau menantang.
Kalau pelabuhan Tilamuta sudah skala nasional bahkan internasional, otomatis pembangunan Boalemo jauh lebih maju. Bisa dipastikan, aktivitas ekonomi akan padat. Sehingga dampaknya dirasakan langsung masyarakat, baik itu petani, nelayan maupun pelaku usaha kecil dan menengah.
Tak hanya itu, sektor pariwisata juga punya potensi unggulan. Diantaranya mengembangkan wisata Pantai Pasir di Desa Tenilo Kecamatan Tilamuta. Pantai ini sangat menabjubkan dan kini makin viral dengan nama Pantai Ratu.
“Kalau era pemerintahan pertama Bupati Alm. Iwan Bokings berhasil membangun Pantai Bolihutuo ditambah era pemerintahan kedua Bupati Rum Pagau dikenal dengan Wisata Pulo Cinta. Maka di era ke tiga kepemimpinan Bupati Darwis Moridu ada Pantai DAMAI Pasir Putih atau Pantai Ratu,” kata tokoh masyarakat Tilamuta ini. (nrt/hg)
