Gorontalo

Pemprov Gorontalo Studi Tiru Pengembangan e-Katalog di Jawa Barat

×

Pemprov Gorontalo Studi Tiru Pengembangan e-Katalog di Jawa Barat

Share this article
Pemprov Gorontalo Studi Tiru Pengembangan e-Katalog di Jawa Barat
Sekdaprov Sofian menerima cendera mata dari Penjabat Sekda Jawa Barat Taufik Budi Santoso. (Foto: Diskominfotik)

Hargo.co.id, GORONTALO Pemerintah Provinsi Gorontalo melakukan studi tiru ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kamis (25/1/2024).

Berita Terkait:  Sofian Ibrahim Resmi Jabat Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo

Studi tiru terkait pengembangan elektronik Katalog (e-Katalog) lokal tersebut dilaksanakan di Jawa Barat yang dinilai lebih maju dalam pengembangan e-katalog lokal.

Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Sofian Ibrahim mengatakan, Jawa Barat sudah lebih dahulu menerapkan e-katalog dan sudah digunakan di seluruh OPD.

Berita Terkait:  Gubernur Gusnar Pimpin Rakorev Penyerapan Anggaran Periode November

“Kami memilih Jawa Barat ini memang dari beberapa aspek terutama terkait dengan e-Katalog ini mereka sudah lebih maju,” kata Sofian.

“Kami berharap seluruh jajaran bisa belajar dan meniru apa yang dilakukan olah Pemprov Jabar sebagai daerah dengan pengelolaan e-katalog lokal terbaik,” tambahnya.

Berita Terkait:  Inflasi Gorontalo Tinggi di 2024? Begini Penjelasan Pemprov

Menurutnya, pengelolaan e-katalog tersebut juga berkaitan dengan pengembangan SDM.

Dimana, kata dia, kurangnya SDM yang terampil dalam mengoperasikan aplikasi serta peralatan pendukung merupakan kendala yang dihadapi.

Berita Terkait:  Wagub Idah Pantau Pendistribusian MBG di Wilayah Bone Pesisir

“Tadi di momen pertemuan itu sebenarnya yang menjadi hal krusial adalah menyiapkan SDM. Karena itu kami lewat BPSDM sementara melakukan berbagai diklat,” ungkapnya.

Terkait hal tersebut, pihaknya juga berencana agar Biro Pengadaan Gorontalo bisa melaksanakan magang di Jawa Barat.

Berita Terkait:  HUT ke-81 RI Jadi Momentum Bappeda Perkuat Komitmen Pembangunan Daerah

“Sehingga dari informasi, proses, tahapan dan lain sebagainya akan coba kita terapkan di Gorontalo,” jelas Sofian.

Sementara itu, Penjabat Sekda Provinsi Jawa Barat, Taufik Budi Santoso mengatakan, pihaknya sudah menggunakan e- katalong sejak tahun 2019.

Berita Terkait:  Bapenda Provinsi Tinjau Lokasi Rencana Gerai Samsat di Kawasan Menara Limboto

Saat ini, ada 3.053 penyedia yang sudah mendaftar dengan jumlah produknya sebanyak 63.163 di 46 etalase yang tersedia pada e-katalog lokal.

“Yang menjadi kunci tingginya peningkatan e-katalog lokal adalah terkait TKDN bagi para penyedia,” ungkap Taufik.

Berita Terkait:  Perekaman KTP El di Provinsi Gorontalo Sentuh Target Nasional

*Kami juga terus mendorong terutama untuk pengusaha lokal untuk diajak dan difasilitasi untuk masuk e-katalog,” katanya.(Rilis)