Gorontalo

Pemprov Gorontalo Studi Tiru Pengembangan e-Katalog di Jawa Barat

×

Pemprov Gorontalo Studi Tiru Pengembangan e-Katalog di Jawa Barat

Share this article
Pemprov Gorontalo Studi Tiru Pengembangan e-Katalog di Jawa Barat
Sekdaprov Sofian menerima cendera mata dari Penjabat Sekda Jawa Barat Taufik Budi Santoso. (Foto: Diskominfotik)

Hargo.co.id, GORONTALO Pemerintah Provinsi Gorontalo melakukan studi tiru ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kamis (25/1/2024).

Berita Terkait:  Gubernur Gusnar Apresiasi Perjuangan Rusli Habibie Tambah Kuota Solar Bersubsidi

Studi tiru terkait pengembangan elektronik Katalog (e-Katalog) lokal tersebut dilaksanakan di Jawa Barat yang dinilai lebih maju dalam pengembangan e-katalog lokal.

Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Sofian Ibrahim mengatakan, Jawa Barat sudah lebih dahulu menerapkan e-katalog dan sudah digunakan di seluruh OPD.

Berita Terkait:  Satpol PP Provinsi Gorontalo Gelar Lomba Siskamling dan Temu Karya Satlinmas 2025

“Kami memilih Jawa Barat ini memang dari beberapa aspek terutama terkait dengan e-Katalog ini mereka sudah lebih maju,” kata Sofian.

“Kami berharap seluruh jajaran bisa belajar dan meniru apa yang dilakukan olah Pemprov Jabar sebagai daerah dengan pengelolaan e-katalog lokal terbaik,” tambahnya.

Berita Terkait:  Menko PM Launching Sekolah Garuda Transformasi di Gorontalo

Menurutnya, pengelolaan e-katalog tersebut juga berkaitan dengan pengembangan SDM.

Dimana, kata dia, kurangnya SDM yang terampil dalam mengoperasikan aplikasi serta peralatan pendukung merupakan kendala yang dihadapi.

Berita Terkait:  Soal Ayam Broiler, Jubir Gubernur Sebut Gusnar Pilih Solusi Sesuai Kewenangan

“Tadi di momen pertemuan itu sebenarnya yang menjadi hal krusial adalah menyiapkan SDM. Karena itu kami lewat BPSDM sementara melakukan berbagai diklat,” ungkapnya.

Terkait hal tersebut, pihaknya juga berencana agar Biro Pengadaan Gorontalo bisa melaksanakan magang di Jawa Barat.

Berita Terkait:  Empat Dubes Timur Tengah Kunker di Gorontalo

“Sehingga dari informasi, proses, tahapan dan lain sebagainya akan coba kita terapkan di Gorontalo,” jelas Sofian.

Sementara itu, Penjabat Sekda Provinsi Jawa Barat, Taufik Budi Santoso mengatakan, pihaknya sudah menggunakan e- katalong sejak tahun 2019.

Berita Terkait:  Koperasi Desa Merah Putih Desa Mopuya Mulai Beroperasi, Gusnar Ingatkan Hal Ini

Saat ini, ada 3.053 penyedia yang sudah mendaftar dengan jumlah produknya sebanyak 63.163 di 46 etalase yang tersedia pada e-katalog lokal.

“Yang menjadi kunci tingginya peningkatan e-katalog lokal adalah terkait TKDN bagi para penyedia,” ungkap Taufik.

Berita Terkait:  Pimpin Apel Kerja, Wagub Idah Sentil Soal Kinerja ASN

*Kami juga terus mendorong terutama untuk pengusaha lokal untuk diajak dan difasilitasi untuk masuk e-katalog,” katanya.(Rilis)