Kab. Boalemo

Pengadaan Mobil Dinas Bupati dan Wabup Boalemo Sudah Sesuai Prosedur

×

Pengadaan Mobil Dinas Bupati dan Wabup Boalemo Sudah Sesuai Prosedur

Share this article
Pengadaan Mobil Dinas Bupati dan Wabup Boalemo Sudah Sesuai Prosedur Paris: Tak Ada Intervensi Kekuasaan Soal Pengadaan Alkes di Dikes Boalemo
Juru Bicara Bupati Boalemo, Paris Djafar.

Hargo.co.id, GORONTALO – Juru Bicara Bupati Boalemo, Paris Djafar menegaskan bahwa pengadaan mobil dinas Bupati dan Wakil Bupati sudah sesuai prosedur.

Berita Terkait:  Wabup Lahmuddin Ajak Lulusan SMP di Lahumbo Lanjutkan Pendidikan ke SMA

Hal itu disampaikan Paris menyusul adanya sejumlah pihak yang mempertanyakan urgensi pengadaan kendaraan tersebut di tengah seruan efisiensi anggaran.

Menurutnya, kebijakan pengadaan kendaraan dinas telah melalui proses perencanaan dan penganggaran sesuai ketentuan.

Berita Terkait:  Pangdam XIII/Merdeka Kunjungi Boalemo, Disambut Prosesi Adat Mopotilolo

“Pengadaan ini bukan keputusan sepihak atau mendadak. Prosesnya sudah melalui kajian teknis, pembahasan dengan DPRD, dan masuk dalam rencana anggaran daerah yang sah. Mobil dinas lama telah mengalami sedikit gangguan operasional yang menghambat mobilitas kepala daerah dalam menjalankan tugas-tugas pelayanan publik,” ujar Paris Djafar, Jum’at (25/07/2025).

Paris juga menjelaskan bahwa secara geografis, Kabupaten Boalemo masih memiliki wilayah-wilayah pedalaman dan terpencil dengan akses jalan yang cukup sulit, berbatu, hingga berlumpur, terutama saat musim hujan.

Berita Terkait:  Tiga Sekolah yang Baru Dibangun Alami Kerusakan, Bupati Rum Geram, Kontraktor Harus Bertanggungjawab

Karena itu, lanjut dia, kepala daerah membutuhkan kendaraan yang memadai, tangguh di semua medan, dan dapat menunjang aktivitas pelayanan publik secara maksimal.

“Ini bukan soal kenyamanan, tapi tentang efektivitas kerja. Mobil dinas harus bisa menjangkau seluruh wilayah, termasuk daerah pelosok yang sulit diakses. Pemerintahan yang dekat dengan rakyat butuh alat kerja yang memadai untuk bisa hadir langsung di lapangan,” tambahnya.
Berita Terkait:  Usai Proyek Huwongo–Tanah Putih, Pemkab Boalemo Fokus Luruskan Jalan Botumoito

Ia juga menegaskan bahwa pengadaan kendaraan tersebut tidak mengganggu alokasi anggaran untuk sektor-sektor prioritas, seperti pendidikan, kesehatan, dan pembangunan infrastruktur dasar.

“Prinsip efisiensi tetap kami pegang. Namun efisiensi juga harus dibarengi dengan efektivitas kerja,” ujarnya.

Berita Terkait:  ASN Harus Mampu Jabarkan Visi-Misi, Bupati Rum: Jangan Hanya Terjebak di Rutinitas

Menanggapi kritik dari berbagai kalangan, Paris mengatakan bahwa pihaknya terbuka terhadap kritik dan masukan konstruktif. Namun ia mengajak publik untuk memahami secara menyeluruh latar belakang kebijakan tersebut.

“Kami menghormati hak warga untuk mengkritik. Tapi mari berdiskusi dengan semangat membangun. Ini bukan soal memanjakan birokrasi baik bupati dan wakil bupati, tapi memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan tanpa hambatan,” kata paris.

Berita Terkait:  Rum Pagau Minta Orang Tua dan Guru Perketat Pengawasan Anak dari Ancaman Radikalisme Digital

Paris juga menekankan bahwa pemerintah daerah terus berkomitmen pada transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran.

“Mobil dinas hanyalah alat kerja, bukan simbol kemewahan,” tutupnya.(Rls) 

Berita Terkait:  Pemkab Boalemo Amankan Tata Ruang, Enam RDTR Disetujui ATR/BPN