Kab. Bone Bolango

Perbaikan Jalan di Talango, Warga Diminta Bersabar

×

Perbaikan Jalan di Talango, Warga Diminta Bersabar

Sebarkan artikel ini
Jalan Talango
Proyek revitalisasi pekerjaan jalan di Desa talango, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango. (Foto: Rizky Tahtiar Dalanggo/Mahasiswa Magang UNG)

Hargo.co.id, GORONTALO – Pekerjaan infrastruktur jalan yang saat ini tengah dikerjakan pemerintah di berbagai daerah yang ada di Gorontalo banyak menuai reaksi negatif dari masyarakat. Hal itu dikarenakan pekerjaan yang sudah berbulan-bulan dikerjakan, namun tak kunjung tuntas.

hari kesaktian pancasila

Ada juga pekerjaan proyek jalan yang dikeluhkan lantaran mengganggu aktivitas warga. Seperti pekerjaan jalan di Desa Talango, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango. Pekerjaan tersebut dikeluhkan warga karena debu yang bersumber dari material proyek.

“Kami sedikit terganggu dengan adanya debu dari material proyek jalan ini. Terkadang debu ini masuk sampai di dalam rumah kami pak,” ujar salah seorang warga yang namanya tak ingin di publish.

hari kesaktian pancasila

Tidak hanya menimbulkan debu. Sebelumnya, pekerjaan jalan ini juga menganggu aktivitas para warga. Hal itu disebabkan material proyek yang menutupi badan jalan yang menghubungkan Kabupaten Bone Bolango dan Kota Gorontalo itu.

“Sebelumnya, pengendara juga terganggu. Tapi, sekarang tidak lagi, karena materialnya sudah diratakan. Kami harap pekerjaan ini cepat selesai,” kata warga.

Example 300250
Keluhan warga ini langsung mendapat respon dari Sekretaris Desa (Sekdes) Talango, Hariyati Mardjun. Menurutnya, tak hanya warga saja merasakan dampak dari pekerjaan tersebut. Dirinya juga merasakan hal yang sama.

Tapi, kata dia, mau bagaimana lagi, perbaikan jalan ini untuk kepentingan masyarakat kebanyakan, bukan untuk kepentingan individual.

“Saya juga yang rumahnya masuk ke dalam kurang lebih 50-60 meter juga terpapar debu pak, tapi yah mau bagaimana lagi. Saya mengimbau untuk masyarakat di desa talango, sedikit lebih bersabar sampai pekerjaan jalan ini selesai,” tutur Hariyati, Senin (23/10/2023).

Dia mengungkapkan, pekerjaan jalan itu, sudah lama diaspirasikan. Namun, lanjutnya, nanti tahun ini baru ditindak lanjuti.

Berita Terkait:  Senam Jadi Rutinitas Mingguan Warga Desa Tupa

“Alhamdulillah pemerintah segera bertindak cepat terhadap kondisi jalan disini, kami sangat mengapresiasi tindakan positif ini. Kurang lebih lima tahun lalu kami mengajukan perbaikan jalan ini, nanti tahun ini baru bisa terealisasi,” ungkapnya.

“Mungkin pekerjaan jalan ini sudah 70 persen dan jika sudah selesai yang akan ikut merasakanya juga masyarakat di sini, itu harapan saya,” tambah Hariyati.(*)

Penulis: Rizky Tahtiar Dalanggo/Mahasiswa Magang UNG
Editor: Rendi Wardani Fathan



hari kesaktian pancasila