Gorontalo

Peringatan Hari Karawo, Upaya Lestarikan Kekayaan Daerah

×

Peringatan Hari Karawo, Upaya Lestarikan Kekayaan Daerah

Share this article
Peringatan Hari Karawo, Upaya Lestarikan Kekayaan Daerah
Penjagub Gorontalo, Ismail Pakaya bersama Ketua Dekranasda Gorontalo, Fima Agustina pada malam puncak Hari Karawo di halaman rumah jabatan Gubernur Gorontalo, Selasa (23/1/2024). (Foto: Diskominfotik)

Hargo.co.id, GORONTALO – Upaya untuk melestarikan Karawo terus dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo.

Berita Terkait:  Gerilya Sosial Gusnar Ismail: Bantuan Langsung Pangan dan Kepekaan Sosial Pemimpin Daerah

Salah satunya lewat peringatan Hari Karawo tahun 2024 yang dilaksanakan oleh Dekranasda Provinsi Gorontalo pada Selasa (23/1/2024).

Kegiatan yang berlangsung di halaman rumah jabatan Gubernur Gorontalo tersebut merupakan peringatan pertama kalinya digelar.

Berita Terkait:  Kunjungi Dewan Pers, Diskominfotik Gorontalo Dorong Peningkatan Kompetensi Wartawan

Ketua Dekranasda, Fima Agustina mengatakan, peringatan yang berlangsung di halaman Rujab Gubernur itu merupakan kegiatan perdana.

“Ini pertama kalinya kita memperingati Hari Karawo yang sudah ditetapkan dengan Peraturan Gubernur Gorontalo Nomor 9 Tahun 2014,” kata Fima.

Berita Terkait:  Idah Dorong IDI Perluas Pemeriksaan Kesehatan Gratis ke Berbagai Komunitas

“Bahkan pada tahun 2017 sudah ada pula Peraturan Daerah yang mengatur tentang karawo,” tambahnya.

Menurut Fima, kesuksesan penyelenggaraan Hari Karawo tahun 2024 tak lepas dari dukungan berbagai pihak.

Berita Terkait:  Madrasah Fest 2023: Delegasi Gorontalo Sukses Raih Prestasi

Bahkan Pemerintah Provinsi Gorontalo telah mengeluarkan edaran yang ditandatangani oleh Penjabat Gubernur.

Edaran tersebut terkait penggunaan karawo bagi aparatur dan seluruh masyarakat dimulai dari tanggal 21 hingga 23 Januari 2024.

Berita Terkait:  Wagub Idah Serahkan Bantuan Mobil Sampah ke Pemkot, Hasil Perjuangan RH di Kementerian LHK

“Ini dampaknya luar biasa, warga beramai-ramai membeli karawo.Bahkan bahan-bahan kain karawo habis terjual,” ungkapnya.

Peringatan Hari Karawo tahun, kata dia, diharapkan bisa menjadi tonggak pelestarian Karawo di tahun yang akan datang.

Berita Terkait:  Indikator Ekonomi Membaik, Pemprov Gorontalo Kejar Pertumbuhan 6,70 Persen pada 2027

“Lewat kegiatan ini, kami juga berharap Karawo terus dipromosikan ke tingkat nasional dan dunia di tahun-tahun mendatang,” imbuhnya.

Dekranasda, kata Fima, juga akan terus melakukan berbagai upaya untuk mengembangkan fesyen khas Gorontalo ini semakin mendunia.

Berita Terkait:  Momen Perayaan Hardiknas, Gusnar Tegaskan Soal Pentingnya Fasilitas Sekolah yang Memadai

“Karawo ini sudah go internasional, sudah sampai ke Jepang dan Australia, sehingga ini juga harus dibarengi dengan produk yang berkualitas,” ucapnya.

“Termasuk memberikan pelatihan kepada milenial dan juga anak-anak putus sekolah, serta penyandang disabilitas,” tuturnya.(Rilis) 

Berita Terkait:  Kabupaten/Kota Diharapkan Segera Tindaklanjuti Program Bele Mo'osehati